DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memperkuat regenerasi organisasi melalui Musyawarah Ranting. Tantangan memenuhi keterwakilan perempuan dan kader muda berhasil diatasi melalui pendekatan serta edukasi politik.
BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar berhasil memperkuat regenerasi organisasi di tingkat ranting dengan melibatkan lebih banyak kader muda, termasuk perempuan. Meski sempat menghadapi tantangan dalam memenuhi keterwakilan perempuan, khususnya dari kalangan milenial dan Generasi Z, proses penyusunan kepengurusan akhirnya berjalan sesuai ketentuan setelah dilakukan pendekatan dan edukasi politik.
Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan se-Kecamatan Binangun yang digelar di Desa Ngembul, Sabtu (11/7/2026) malam.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Binangun, Eko Prasetyono, mengatakan proses penjaringan pengurus dilakukan selama sekitar satu bulan melalui rapat-rapat di tingkat ranting hingga seluruh 12 ranting berhasil menyusun kepengurusan baru.
Menurutnya, tantangan terbesar adalah mengajak perempuan muda untuk terlibat aktif dalam struktur organisasi partai.
“Kami memberikan pemahaman bahwa partai politik bukan sekadar wadah organisasi, tetapi bagian dari perjuangan membangun bangsa. Setelah memahami ideologi dan nilai-nilai perjuangan, banyak kader muda yang akhirnya bersedia bergabung,” ujarnya.

Eko memastikan ketentuan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan akhirnya dapat dipenuhi, termasuk dari kalangan milenial. Ia optimistis komposisi pengurus baru akan memperkuat regenerasi sekaligus meningkatkan kinerja organisasi selama lima tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Guntur Wahono menegaskan Musran bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi bagian dari upaya membangun organisasi yang tertib administrasi dan disiplin menjalankan mekanisme partai.
Menurutnya, ranting dan anak ranting merupakan ujung tombak organisasi sehingga seluruh pengurus baru harus dibekali pemahaman mengenai ideologi partai, tata kelola organisasi, serta mekanisme kerja politik di tengah masyarakat.
“Kedisiplinan organisasi harus ditanamkan sejak awal karena ketertiban administrasi menjadi fondasi utama jalannya partai,” kata Guntur.
Ia juga memastikan DPC akan terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan organisasi agar ranting dan anak ranting mampu menjalankan fungsi politik sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Musran di Kecamatan Binangun ditutup dengan pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus ranting PDI Perjuangan masa bakti 2026–2031 sebagai penanda dimulainya kepengurusan baru di seluruh desa di wilayah tersebut. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










