KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan sukses merampungkan gelaran Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran). Agenda konsolidasi internal yang berlangsung selama dua hari, Sabtu 11 Juli 2026 hingga Minggu 12 Juli 2026 ini, berhasil menyisir 20 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan 301 Ranting di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
20 PAC yang melaksanakan Musran dan Musanran diantaranya; PAC Gempol, Beji, Bangil, Raci, Rembang, Sukorejo, Pandaan, Prigen, Purwosari, Purwodadi, Tutur, Tosari, Puspo, Pasrepan, Kejayan, Wonorejo, Kraton, Nguling, Gondangwetan dan Pohjentrek. Sebelumnya empat PAC lainnya seperti, Winongan, Lekok, Rejoso dan Grati juga telah melaksanakan Musran dan Musanran pada Jumat 10 Juli 2026.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, menjelaskan bahwa regenerasi ini mutlak dilakukan mengingat masa bakti kepengurusan tingkat ranting dan anak ranting telah habis pada tahun 2026. Melalui momentum ini, partai berlambang banteng tersebut resmi membentuk struktur kepengurusan yang baru.
“Musran dan Musanran ini dilaksanakan karena masa bakti Ranting dan Anak Ranting sudah habis di tahun 2026 ini. Sehingga, partai perlu membentuk kepengurusan baru,” ujar Arifin saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2026).
Ada yang menarik dalam perombakan struktur kali ini. Arifin membeberkan bahwa komposisi kepengurusan ranting kini wajib tunduk pada Peraturan Partai (PP) Nomor 1 Tahun 2025. Aturan anyar tersebut secara progresif memberikan ruang besar bagi keterwakilan perempuan dan anak muda dari Generasi Z (Gen Z).

Sesuai aturan baru, komposisi pengurus di tingkat ranting kini berjumlah 7 orang dengan rincian 4 orang laki-laki dengan rincian 2 di antaranya wajib dari unsur Generasi Z dan 3 orang perempuan dengan komposisi 1 di antaranya wajib dari unsur Generasi Z.
Langkah merangkul anak muda ini diakui Arifin sebagai strategi taktis partai dalam menyongsong dinamika politik ke depan.
“Tujuan partai merekrut Gen Z adalah supaya mereka sebagai pemilih pemula bisa mengetahui secara benar terkait hak-hak konstitusinya,” imbuh Arifin.
Dengan selesainya penataan struktur dari tingkat kabupaten hingga ke akar rumput (grassroots), PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan memastikan mesin partai mereka kini dalam kondisi prima dan siap dipanaskan.
Arifin menegaskan bahwa penyegaran ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah awal untuk menggerakkan seluruh elemen partai demi kepentingan publik.
“Dengan telah selesainya penyegaran struktur hingga ke akar rumput paling bawah, selanjutnya mesin partai siap digunakan untuk membantu kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.(df/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











