Rabu
15 Juli 2026 | 9 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Gresik Resmikan Lapangan Atlet Sepak Takraw di Pulau Bawean

pdip-jatim-eksekutif-090621-aminatun-habibah

GRESIK – Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah meresmikan lapangan olahraga sepak takraw dan bola voli di Dusun Keramat Baru, Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik.

Lapangan baru ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet di ajang nasional dan membawa nama harum Jawa Timur khususnya Pulau Bawean, Gresik. 

Bahkan, Dispora dan KONI siap memberikan bimbingan dan dukungan, agar semua olahraga di Pulau Putri berjalan dengan baik. Tidak ada bedanya dengan di daratan Gresik. 

Aminatun Habibah, Rabu (9/6/2021), mengatakan, lapangan representatif ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan meningkatkan latihan.

Dengan harapan, dapat menelurkan atlet lebih banyak lagi dan membawa nama baik Indonesia di kancah Internasional. Pasalnya, atlet asal Bawean mewakili Gresik sekaligus menjadi kontingen Jawa Timur di ajang PON. 

“Semoga lapangan baru ini bermanfaat dan para atlet bisa latihan semakin rutin,” kata Wabup Gresik Bu Min yang pada pilkada lalu diusung PDI Perjuangan ini.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Gresik, dr Anis Ambiyo Putri mengatakan, dalam waktu dekat akan memberikan uang pembinaan kepada para atlet di pulau Bawean.

“Semoga bisa membawa olahraga Gresik semakin berprestasi lagi,” ungkap dr Anis sapaan akrabnya.

Farid, atlet Sepak Takraw dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur mengaku senang ada lapangan representatif di desanya.

Menurutnya, lapangan olahraga ini menjadi sarana bagi olahraga sepak takraw, bola voli di Dusun Keramat Baru, Desa Gelam, Kecamatan Tambak. 

Pasalnya sejak pembinaan tahun 1999 atlet sepak takraw di desa tersebut melahirkan banyak prestasi. Pada tahun 2005 awal kesuksesan berhasil membawa kontingen anak usia dini ke jakarta. 

Kemudian tahun 2007 ke ragunan Jakarta menyabet juara 1 nasional. Hingga melahirkan satu atlet yang memperkuat Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. 

Farid, pemuda berusia 25 tahun asal desa setempat membawa nama harum Jawa Timur di ajang PON 2016 di Bandung.

Turun di tim regu meraih medali perunggu, tim double menyabet medali perak dan double even mendapatkan medali emas. 

“Alhamdulilah senang sekali, banyak terimakasih ibu Wabup dan Bupati ada lapangan baru disini. Semoga teman-teman disini bisa mewakili Jawa Timur bahkan melebihi saya mewakili Indonesia,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...