Rabu
14 Oktober 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Fauzi Bagikan Pupuk dan Bibit Gratis

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-27112022

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), memberikan bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis bagi petani. Hal tersebut sebagai upaya memantapkan dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah setempat.

“Kami memprogramkan bantuan pupuk dan bibit gratis sebagai bentuk kepedulian kepada para petani. Tentunya, dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Sabtu (26/11/2022).

Bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis itu, sumber dananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep 2022. Penyalurannya direncanakan mulai akhir November ini kepada petani di sejumlah kecamatan.

Bupati Fauzi berharap, bantuan pupuk gratis tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, dengan adanya bantuan tersebut dapat mengurangi biaya produksi petani, sehingga mampu menambah penghasilannya di musim panen. 

“Yang jelas, pemerintah daerah memberikan bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis ini, salah satunya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, karena sebelumnya juga membantu pupuk gratis kepada petani,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengungkapkan, pihaknya membagikan pupuk dan bibit pertanian gratis kepada petani di lima kecamatan, baik daratan maupun kepulauan.

“Penyaluran pupuk dan bibit pertanian gratis tahap pertama, yakni kepada petani di Kecamatan Arjasa, Batang-batang, Pragaan, Lenteng dan Kecamatan Sapeken,” tuturnya. 

Bantuan pupuk dan bibit pertanian gratis yang dialokasikan di APBD 2022 jumlah totalnya sebanyak 47 ton kepada sejumlah kelompok tani sudah terdatabase di Simluhtan. Karena itu, para petani yang menerima bantuan pupuk gratis hendaknya memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Pada sisi lain, Arif juga berharap, petani dapat mengantisipasi keterbatasan alokasi pupuk bersubsidi, dengan membuat pupuk organik cair dan non cair atau dengan penggunaan biosaka.

“Penggunaan pupuk organik harus digalakkan untuk keberlanjutan pertanian, khususnya ketahanan pangan. Pupuk oragnik dapat menjaga kesuburan tanah, termasuk manfaat lainnya, guna mempertahankan kualitas tanaman dan menurunkan biaya produksi,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...