Terima Kunjungan Stafsus Wakil Presiden, Bupati Fauzi Paparkan Potensi Sumenep

 141 pembaca

SUMENEP – Bupati Sumenep, Acmad Fauzi, menerima kunjungan Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr. Lukmanul Hakim, di Rumah Dinas Bupati, Kamis (21/7/2022).

Kunjungan Stafsus Wapres itu disambut dengan kesenian tradisional, berupa pertunjukan topeng dalang di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Di hadapan Dr. Lukmanul Hakim, Bupati Fauzi memaparkan sejumlah potensi Kabupaten Sumenep. Mulai dari sektor perekonomian hingga pariwisata. Menurut Bupati Fauzi, Sumenep yang memiliki 126 pulau ini memiliki berbagai macam potensi yang perlu dikembangkan.

“Sumenep ini memiliki kekayaan alam yang luar biasa, memiliki keindahan alam yang luar biasa, dan juga memiliki budaya dengan beragam suku, bermacam bahasa, etnis dan agama yang hidup saling berdampingan, dengan tetap mengedepankan nilai toleransi,” ujar Bupati Fauzi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menyampaikan, Sumenep memiliki 27 kecamatan dengan 330 desa dan 4 kelurahan yang tersebar di wilayah daratan dan kepulauan. Penduduk Sumenep berdasarkan data kependudukan tahun 2021 mencapai 1.134.750 jiwa.

Sebab itu, Bupati Fauzi berharap, kedatangan Stafsus Wapres tersebut ke Sumenep dapat memacu pengembangan ekonomi dan pariwisata halal di kota berjuluk Kota Keris ini.

“Semoga kehadiran Bapak Lukmanul Hakim di Sumenep bisa memberikan dampak positif, dengan harapan dapat memacu dan memicu perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Sumenep tercinta ini,” harapnya.

Sementara itu, Stafsus Wakil Presiden RI, Dr. Lukmanul Hakim, mengatakan, pihaknya sengaja berkunjung ke Kabupaten Sumenep untuk mengetahui potensi lokal yang nantinya dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami bersama tim setelah mengetahui potensi Sumenep, kami memberikan masukan dan rumusan kepada bupati,” katanya.

Lukmanul Hakim juga menjelaskan, Kabupaten Sumenep memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan dan dikelola dengan baik, agar dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, seperti di sektor UMKM dan wisata.

“Setelah kami pelajari, ternyata Sumenep mempunyai banyak potensi yang perlu dikelola, agar mampu mendorong pertumbuhan daerah. Semoga kehadiran kami di sini bermanfaat untuk pembangunan daerah,” tandasnya. (set)