Rabu
15 Juli 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Daging Kurban dari DPD Jatim, Paguyuban Tukang Becak: Kami Semua Senang

PDIP-Jatim Tukang Becak 28052026

SURABAYA – Belasan tukang becak yang tergabung dalam Paguyuban Divisi Becak PDI Perjuangan Jawa Timur menerima pembagian daging kurban di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (28/5/2026).

Pembagian daging kurban tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dengan menyasar masyarakat kecil, termasuk para penarik becak yang selama ini menjadi bagian dari akar perjuangan Partai.

Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, KH Abdul Wahab Yahya atau Gus Wahab, meminta doa kepada para tukang becak agar PDI Perjuangan terus diberi kekuatan untuk membela rakyat kecil.

“Saya minta doa, bapak-bapak semua semoga PDI Perjuangan Jawa Timur di tahun 2029 akan menambah kursi untuk membela wong cilik secara gotong royong,” ujar Gus Wahab.

Sementara itu, Koordinator Paguyuban Divisi Becak, Budi, mengaku bersyukur dan senang atas perhatian yang diberikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kepada para tukang becak.

“Tentu kami semua senang karena sudah menerima daging kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur,” kata Budi.

Ia juga mengenang perjalanan panjang para tukang becak yang telah bersama PDI Perjuangan sejak masa perjuangan reformasi.

“Kami semua sudah berjuang bersama PDI Perjuangan sejak dulu, dari Posko Pandegiling, dengan nama Promeg dan PRRT (Perjuangan Rakyat Untuk Reformasi Total) melawan Orde Baru,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Riyono Asnan, salah satu anggota paguyuban. Ia menegaskan, loyalitas para tukang becak terhadap PDI Perjuangan yang dinilai selalu berpihak kepada rakyat kecil.

“Kami mantap, senang karena Bu Mega dan PDI Perjuangan selalu berpihak kepada wong cilik,” ujar Riyono.

Menurut Riyono, jumlah anggota paguyuban tukang becak kini terus berkurang seiring usia dan perubahan zaman. Namun demikian, semangat perjuangan mereka tetap tidak berubah.

“Dulu anggota kami 170 orang, hingga kini tersisa belasan, karena ada yang meninggal dunia maupun tidak lagi menarik becak. Walau tersisa sedikit, tapi kami sampai gepeng tetap banteng,” tuturnya.(gio/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...