Sabtu
05 September 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Surat Ijo, Kusnadi Dorong Pembentukan Tim Inventarisasi Pertanahan

PDIP-Jatim-Kusnadi-06012022

SURABAYA – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, menerima audiensi sejumlah perwakilan warga Surabaya di gedung DPRD Jatim pada Rabu (5/1/2022). Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan keluh kesahnya terkait permasalahan surat ijo di Kota Pahlawan. Salah satunya disampaikan oleh H.R. Mohamed Faried. Ia mengatakan, kunjungannya tersebut bertujuan untuk meminta kejelasan dari proses pengurusan yang tak kunjung menemukan titik terang.

Pada September 2018 lalu, pihaknya telah wadul ke DPRD Jatim, dan mendapat surat rekomendasi mendukung penuntasan persoalan yang telah terjadi sejak tahun 1960 tersebut. Namun, perjuangan itu terhenti di Pemerintah Pusat, sehingga pihaknya meminta agar DPRD Jatim dapat membantu menjembatani dan mendorong proses tersebut agar cepat selesai.

“Ada perjuangan, proses komunikasi. Nah, itu dari 2018 sampai sekarang belum tuntas. Presiden sudah menurunkan semacam dorongan kepada staf untuk segera menindaklanjuti ini. Nah, proses di Jakarta yang masih saling menunggu inilah, kami ingin kepada Pak Ketua DPRD untuk dapat menjembatani,” lanjutnya.

Atas hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi, menyebutkan, persoalan tanah itu telah menjadi ‘PR’ sejak lama, dan membutuhkan kerja sama semua elemen, baik lembaga pemerintah maupun non pemerintah.

“Masalah tanah ini bukan hanya kewenangan dari pemerintah provinsi masing-masing, tapi juga berhubungan dengan kelembagaan negara yang ada di pusat, di daerah. Sehingga hal ini merupakan persoalan yang rumit,” tutur Kusnadi.

Menurutnya, perlu kajian khusus untuk memutuskan status tanah yang bersertifikat ijo. Banyak risiko yang harus diperhitungkan agar pelepasan surat ijo ini tidak menimbulkan masalah baru.

“Masih banyak permasalahan tentang tanah-tanah ini. Mulai dari pemetaan, latar belakang, dan jika mau dilepaskan akan diserahkan ke siapa, karena belum tentu masyarakat yang menempati sekarang adalah pemilik aslinya,” jelasnya.

Untuk itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu akan mendorong pembentukan tim khusus yang beranggotakan perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, DPRD Kota Surabaya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya, perwakilan masyarakat, dan DPR RI yang nantinya bertugas menangani inventarisasi pertanahan.

“Kalau kita dari DPRD provinsi akan mendorong agar itu terbentuk, supaya ada progress. Dari diskusi itu semua mana yang direkomendasikan dilepas untuk masyarakat,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...