Minggu
05 Juli 2026 | 12 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Selenggarakan Diklat Pratama untuk 666 PAC, Dokter Bayu: Prokes Harga Mati

PDIP-Jatim-Dr.-Bayu-15102021

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar diklat pratama untuk ketua dan sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan seluruh Jawa Timur. Kegiatan yang diadakan secara bertahap sampai akhir Desember mendatang tersebut, dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan karantina selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jatim, Dr. Bayu Utoro, selaku tim kesehatan, menjelaskan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan mulai dari swab antigen kepada seluruh peserta diklat, hingga sterilisasi Wisma Perjuangan dengan dilakukan foging dan penyemprotan disinfektan.

“Kami di tim kesehatan diperintahkan oleh pimpinan DPD Partai juga kepala Badiklatda untuk menjalankan prokes Covid-19 secara ketat selama kegiatan berlangsung. Tidak ada toleransi, baik bagi peserta maupun panitia. Kalau positif, ya kita pulangkan,” jelas Dr. Bayu, Jum’at (15/10/2021).

Setelah dilakukan swab, lanjut pria yang akrab dipanggil Dok Bay ini, tim kesehatan juga akan selalu stanbay di forum untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer selama sesi materi berlangsung.

“Di setiap sesi kegiatan kami juga akan konsisten ada di forum. Sebelum masuk peserta harus cek suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer, pakai masker juga, dan tidak boleh diturunkan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya DPD PDI Perjuangan Jatim untuk mencegah munculnya klaster baru sebaran Covid-19. Hal tersebut mengingat PDI Perjuangan sudah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 dengan membentuk Posko Gotong Royong di setiap kecamatan di Jawa Timur.

“Kami tak mau kecolongan. Pengetatan ini kita lakukan agar tak ada klaster baru. Selain itu, kita (PDI Perjuangan) sudah membuat Posko Gotong Royong di 666 kecamatan di Jawa Timur,” terangnya.

Alumni Universitas Airlangga Surabaya ini mengharapkan, seluruh peserta diklat maupun kader yang berada di Wisma Perjuangan untuk taat terhadap semua peraturan kesehatan yang panitia terapkan.

“Saya berharap semua peserta yang hari ini di Wisma Perjuangan dan peserta untuk kloter selanjutnya, untuk mentaati semua peraturan yang ada, terutama protokol kesehatan,” tutupnya.

Sebagai informasi, diklat pratama yang dilaksanakan oleh Badiklatda DPD Jatim ini bertujuan untuk melatih ketua-sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan di Jawa Timur yang direncanakan selesai sampai akhir Desember 2021. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kebudayaan Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Lumajang

LUMAJANG — Kemajuan suatu daerah tidak melulu diukur dari masifnya pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. ...
KRONIK

Siap Gelar Musran, Lukman Hakim: Kita Siapkan Gen Z untuk Jadi Pelopor

BANGKALAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar menggelar rapat koordinasi ...
KRONIK

Percepat Penanganan Air Bersih Warga, Bupati Fauzi Tetapkan Status Siaga Musim Kemarau

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul banyaknya ...
KRONIK

Bulan Bung Karno, Dhea Sartika PDIP Gelar Doa Bersama dan Bagikan Alat Pertanian

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Dhea Sartika menggelar peringatan Bulan Bung Karno ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto: Kompetisi Tenis Usia Dini Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Berprestasi

Bupati Blitar Rijanto menegaskan kompetisi tenis usia dini menjadi fondasi pembinaan atlet berprestasi saat membuka ...
KRONIK

Ketika Tokoh-tokoh Senior Partai di Bojonegoro Berkumpul, Bercerita Pergerakan Sejak Era PDI

​BOJONEGORO – Guna memperkokoh barisan dan menjaga kesinambungan sejarah perjuangan partai, jajaran kader, tokoh, ...