Sabtu
03 Oktober 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Tekankan Sikap Objektif dan Proporsional

pdip jatim 260619 mhsa

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa posisi PDIP dalam pemerintahan adalah sebagai partai penyeimbang.

Menurutnya, sikap tersebut merupakan pilihan politik yang jelas dan tidak dapat disamakan dengan konsep oposisi yang lazim diterapkan di sejumlah negara Barat.

“PDI Perjuangan berposisi sebagai partai penyeimbang. Sikap ini bukan sikap abu-abu. Kita tidak bisa membandingkan dengan negara-negara Barat yang menjalankan sistem oposisi,” ujar Said dalam keterangan tertulis kepada media, Kamis (18/6/2026).

Lebih lanjut, Said menjelaskan, posisi penyeimbang yang diambil PDIP mengedepankan sikap objektif dan proporsional, sebagaimana telah disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Artinya, PDIP akan mendukung pemerintah jika kebijakan dan program yang dijalankan berpihak kepada rakyat serta membawa manfaat bagi masyarakat, meskipun partai tidak mendapatkan keuntungan elektoral dari kinerja positif pemerintah.

Sebaliknya, PDIP siap memberikan masukan secara konstruktif apabila ada kebijakan pemerintah yang dinilai masih memerlukan penyempurnaan. Dalam konteks ini, partai juga belum tentu memperoleh keuntungan elektoral.

Said membedakan posisi tersebut dengan sikap oposisi. Menurutnya, oposisi memiliki orientasi politik yang berseberangan secara menyeluruh dengan pemerintah.

“Sikap oposisi lebih menempuh jalan untuk menunjukkan kelemahan dan kekurangan pemerintahan agar mendapatkan dampak negatif elektoral,” jelasnya.

Sebagai partai penyeimbang, PDIP berharap Presiden Prabowo Subianto dapat menjalankan amanat konstitusi dengan baik hingga akhir masa jabatan pada 2029.

Said mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memahami sikap dan pilihan politik PDIP. Bahkan, menurutnya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sikap tersebut dan menilai PDIP sebagai teman yang lebih jujur.

“Bapak Presiden sangat sadar bahwa tidak semua pujian itu baik, melebih-lebihkan pujian ibarat teman malah bisa mengaburkan sikap objektivitas yang diperlukan Bapak Presiden,” tutur Said. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sinergi Pemkab Banyuwangi dan AirNav Hadirkan Infrastruktur Dasar di Kampung Seling

BANYUWANGI – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan berbagai pihak terus diperkuat untuk ...
KABAR CABANG

Tahlil Tujuh Hari Guruh, PDIP Kabupaten Kediri Tekankan Pentingnya Merawat Budaya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari wafatnya Guruh Soekarnoputra sekaligus meneguhkan ...
LEGISLATIF

Pengaturan Jam Operasional Pasar Tanjung Jember, Widarto: Ini Sudah Bijaksana

JEMBER – Polemik penataan Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, untuk sementara menemukan jalan tengah. Pemerintah ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta RT/RW Data Warga yang Desilnya Tak Sesuai Kondisi Riil

SURABAYA – Keluhan warga terkait ketidaksesuaian data desil kesejahteraan kembali muncul dalam reses Anggota DPRD ...
KRONIK

Mahasiswa Ramai-Ramai Datangi DPRD Jember, Candra: Jangan Antipolitik

JEMBER – DPRD Jember didatangi sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sepanjang pekan ini. ...
KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...