Jumat
30 Oktober 2026 | 7 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rampak Sarinah Demo Tuntut Pengesahan RUU PPRT, Adi Sutarwijono Dukung Penuh

pdip-jatim-221221-demo-uu-pprt-1

SURABAYA – Kalangan ibu-ibu aktivis penggerak Rampak Sarinah berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Surabaya, Rabu (21/12/2022). Mereka mendesak pemerintahan Presiden Jokowi dan DPR RI segera mengesahkan RUU Perlindungan Pembantu Rumah Tangga (PPRT).

Para ibu pengunjuk rasa yang mengenakan kebaya itu diterima Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, di ruang kerjanya.

“Kami minta DPRD Kota Surabaya turut menyuarakan dan menuntut pemerintah pusat dan DPR RI mengesahkan RUU PPRT, yang nantinya akan mengatur relasi pemakai jasa dan para asisten rumah tangga, meletakkan hak dan kewajibannya,” ujar Dian Puspitasari, aktivis Rampak Sarinah kepada Adi Sutarwijono.

Mereka juga menyampaikan, sudah banyak kasus-kasus kekerasan mengenai asisten rumah tangga. Baik kekerasan psikis maupun fisik yang dilakukan pihak majikan. “Dan, korbannya asisten rumah tangga, mayoritas adalah perempuan,” kata Noviana Suprajitno, aktivis lainnya.

Rampak Sarinah adalah wadah yang konsen terhadap perbaikan nasib dan kehidupan kaum perempuan. Nama Sarinah diambil dari inang pengasuh Bung Karno semasa kecil.

Menurut mereka, RUU PPRT sudah berada di DPR. Lengkap dengan naskah akademik.

“Kami mendesak pemerintah pusat dan DPR RI untuk memasukkan RUU PPRT dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2023,” tambah Dian Bafaqih, Ketua Rampak Sarinah Sidoarjo yang ikut berunjuk rasa.

Adi Sutarwijono memberikan respon positif, memberikan dukungan penuh atas pengesahan RUU PPRT menjadi undang-undang. “Sehingga asisten-asisten rumah tangga terlindungi secara hukum, terjamin hak-hak dan kewajiban mereka dan pihak pengguna jasa,” kata Adi.

Tak lupa, Adi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu mengucapkan selamat merayakan Hari Ibu yang jatuh besok, 22 Desember 2022.

“Selamat merayakan Hari Ibu, yang akan kita peringati besok. Sekarang ini kaum perempuan, kaum ibu-kaum, terus berkiprah di ruang-ruang publik, dari presiden, wakil presiden, gubernur, bupati, walikota bahkan sampai ketua RT,” ucapnya.

Dia menambahkan, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri terus mendorong perluasan peran perempuan di ruang-ruang publik. Begitu juga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Di Surabaya, sebutnya, juga tercatat pertama kali wali kota perempuan dipegang Tri Rismaharini. “Selamat berjuang demi martabat kemanusiaan yang semakin lebih baik,” kata Adi pada Rampak Sarinah. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...