Selasa
15 September 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rampak Sarinah Demo Tuntut Pengesahan RUU PPRT, Adi Sutarwijono Dukung Penuh

pdip-jatim-221221-demo-uu-pprt-1

SURABAYA – Kalangan ibu-ibu aktivis penggerak Rampak Sarinah berunjuk rasa di Kantor DPRD Kota Surabaya, Rabu (21/12/2022). Mereka mendesak pemerintahan Presiden Jokowi dan DPR RI segera mengesahkan RUU Perlindungan Pembantu Rumah Tangga (PPRT).

Para ibu pengunjuk rasa yang mengenakan kebaya itu diterima Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, di ruang kerjanya.

“Kami minta DPRD Kota Surabaya turut menyuarakan dan menuntut pemerintah pusat dan DPR RI mengesahkan RUU PPRT, yang nantinya akan mengatur relasi pemakai jasa dan para asisten rumah tangga, meletakkan hak dan kewajibannya,” ujar Dian Puspitasari, aktivis Rampak Sarinah kepada Adi Sutarwijono.

Mereka juga menyampaikan, sudah banyak kasus-kasus kekerasan mengenai asisten rumah tangga. Baik kekerasan psikis maupun fisik yang dilakukan pihak majikan. “Dan, korbannya asisten rumah tangga, mayoritas adalah perempuan,” kata Noviana Suprajitno, aktivis lainnya.

Rampak Sarinah adalah wadah yang konsen terhadap perbaikan nasib dan kehidupan kaum perempuan. Nama Sarinah diambil dari inang pengasuh Bung Karno semasa kecil.

Menurut mereka, RUU PPRT sudah berada di DPR. Lengkap dengan naskah akademik.

“Kami mendesak pemerintah pusat dan DPR RI untuk memasukkan RUU PPRT dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2023,” tambah Dian Bafaqih, Ketua Rampak Sarinah Sidoarjo yang ikut berunjuk rasa.

Adi Sutarwijono memberikan respon positif, memberikan dukungan penuh atas pengesahan RUU PPRT menjadi undang-undang. “Sehingga asisten-asisten rumah tangga terlindungi secara hukum, terjamin hak-hak dan kewajiban mereka dan pihak pengguna jasa,” kata Adi.

Tak lupa, Adi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu mengucapkan selamat merayakan Hari Ibu yang jatuh besok, 22 Desember 2022.

“Selamat merayakan Hari Ibu, yang akan kita peringati besok. Sekarang ini kaum perempuan, kaum ibu-kaum, terus berkiprah di ruang-ruang publik, dari presiden, wakil presiden, gubernur, bupati, walikota bahkan sampai ketua RT,” ucapnya.

Dia menambahkan, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri terus mendorong perluasan peran perempuan di ruang-ruang publik. Begitu juga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Di Surabaya, sebutnya, juga tercatat pertama kali wali kota perempuan dipegang Tri Rismaharini. “Selamat berjuang demi martabat kemanusiaan yang semakin lebih baik,” kata Adi pada Rampak Sarinah. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...