Rabu
28 Oktober 2026 | 12 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perluas Manfaat Makan Bergizi Gratis, Mas Ipin Libatkan Kantin Sekolah, Wali Murid hingga PKK

pdip-jatim-250131-mbg-nggalek-1

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis di dua sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Kamis (20/1/2025).

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melaunching secara langsung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin menyebutkan prototipe makan siang bergizi di Trenggalek dilaksanakan lebih efisien dan hemat karena siswa membawa alat makan sendiri dari rumah.

Baca juga: Puji Prototipe Makan Bergizi Gratis Pemkab Trenggalek, Novita Hardini: Efisien dan Berbasis Swadaya

Dengan demikian tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli wadah dan anggaran tersebut bisa dialihkan untuk meningkatkan kualitas menu makan bergizi siswa.

“Saya paling bahagia melihat siswa membawa alat makan sendiri, sehingga tidak ada antrean panjang dan makanan tetap hangat,” ujar Mas Ipin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut, Kamis (30/1/2025).

Mas Ipin menambahkan pendanaan program tersebut berasal dari sedekah yang dikumpulkan melalui Baznas dan dalam pelaksanaannya Pemkab Trenggalek melibatkan kantin sekolah agar ikut mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Dia juga menggandeng wali murid dalam penyediaan makanan dengan tujuan agar menu yang dihidangkan sesuai selera anak-anak.

Tak cukup sampai di situ, TP PKK pun juga digandeng Mas Ipin untuk mengajak ibu-ibu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan bercocok tanam sayuran yang digunakan untuk bahan baku menu makan siang bergizi.

“Kalori harian dari menunya juga sudah tercukupi sepertiga, karena ada karbohidratnya dari nasi, ada vitamin dan mineralnya dari pisang, lalu proteinnya dari ayam dan juga dari tahu, kemudian sup-nya tadi saya lihat isinya ada sawi, ada buncis dan lainnya,” lanjutnya.

Pemilihan lokasi program di daerah pegunungan bukan tanpa alasan. Mas Ipin menjelaskan bahwa anak-anak di wilayah tersebut memerlukan asupan energi lebih banyak karena perjalanan mereka ke sekolah lebih menantang dibandingkan dengan anak-anak yang berada di wilayah kota.

“Setelah ini mungkin kita akan merambah ke sekolah luar biasa. Kemudian selanjutnya percobaan ke SMA,” ucap lulusan Magister Manajemen Sumberdaya Manusia Universitas Airlangga Surabaya ini.

Meskipun SMA menjadi kewenangannya provinsi, sebagai pemerintah daerah, Mas Ipin ingin memastikan program yang bermanfaat tersebut bisa dijalankan di SMA-SMA di Trenggalek.

“Dengan melibatkan kantin sekolah, wali murid dan pengawasan dari Dinas Kesehatan, program ini bisa lebih hemat, efisien dan tetap higienis,” pungkasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Di Bawah Getar Suara, di Luar Layar Gawai

Oleh Martin Rachmanto ADA momen ketika sebuah lagu tak lagi sekadar jejeran nada dan rima yang lewat di feed sosial ...
SEMENTARA ITU...

126 Atlet Trenggalek Bidik Tambahan Medali di Popda Jatim 2026, Empat Emas Jadi Pelecut

TRENGGALEK – Sebanyak 126 atlet Kabupaten Trenggalek disiapkan untuk memburu prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar ...
LEGISLATIF

Patemo Desak PU Pengairan Selesaikan Sengkarut Lahan Proyek Sungai Gonggo

BANYUWANGI – Warga Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, menyatakan dukungan penuh terhadap pengerjaan proyek ...
LEGISLATIF

Dukung Target UHC, PDIP Ponorogo Desak Peningkatan Alokasi Jaminan Kesehatan di RAPBD 2027

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Ponorogo mendorong peningkatan alokasi Penerima Bantuan Iuran Daerah ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...