Jumat
04 September 2026 | 12 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puji Prototipe Makan Bergizi Gratis Pemkab Trenggalek, Novita Hardini: Efisien dan Berbasis Swadaya

pdip-jatim-250130-mbg-nggalek-1

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mengapresiasi inovasi Pemkab Trenggalek dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG).

Program ini berbasis swadaya masyarakat melalui BAZNAS Trenggalek, tanpa membebani APBD.

Novita menyampaikan pujian tersebut saat meninjau langsung uji coba program di dua SMP di Kecamatan Suruh, Kamis (30/1/2025).

Dia terkesan dengan efisiensi dan keberlanjutan program yang melibatkan orang tua siswa serta kantin sekolah, sehingga tidak mengurangi pendapatan pedagang kantin.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Pak Bupati dan jajaran. Ini sebuah inisiatif luar biasa. Saya hampir menangis saat mendengar bahwa anggaran program ini berasal dari swadaya masyarakat, termasuk dari Pak Bupati sendiri. Ini bukti nyata kepedulian yang tulus kepada rakyat,” ujar Novita, saat di SMPN Satap Suruh.

Menurutnya, konsep ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa dengan prinsip gotong royong, sehingga bisa menjangkau lebih banyak anak tanpa membebani APBN.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita berkomitmen untuk mengoptimalkan program ini dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan, seperti Bhayangkari dan Persit, dalam gerakan pemanfaatan pekarangan rumah tangga untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Input dari pilot project ini sangat berharga bagi saya. Saya akan menyampaikannya dalam rapat makan bergizi gratis (MBG) bersama menteri dan jajaran terkait, agar bisa menjadi referensi nasional,” tambah legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu.

Program ini mendapat respon positif dari para siswa. Udin, salah satu siswa SMP Gotong Royong 2 Suruh, mengungkapkan kebahagiaannya setelah menyantap menu makan siang gratis.

“Makanannya enak, ada nugget, sayur sop, tahu, dan buah pisang. Beda dengan di rumah, yang biasanya hanya sayur daun singkong,” akunya.

Hal yang sama disampaikan Devi, siswa sekolah swasta yang berharap program ini dapat terus berlanjut. “Semoga makan siang gratis ini terus ada, karena sangat membantu kami,” ujar Devi.

Dengan pendekatan berbasis masyarakat dan gotong royong, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo, yaitu makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...
KRONIK

Bupati Jember Tawarkan Tenaga Ahli, Widarto: Persoalan DPRD Bukan Kemampuan Anggota

JEMBER – Wacana Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan tenaga ahli kepada setiap anggota DPRD justru ...
LEGISLATIF

Desil Tak Akurat, Zulham Soroti Warga Miskin hingga Disabilitas di Malang Kehilangan Bansos

MALANG – Ketidakakuratan klasifikasi tingkat kesejahteraan atau desil membuat sejumlah warga miskin dan kelompok ...