Selasa
21 Juli 2026 | 1 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puji Prototipe Makan Bergizi Gratis Pemkab Trenggalek, Novita Hardini: Efisien dan Berbasis Swadaya

pdip-jatim-250130-mbg-nggalek-1

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mengapresiasi inovasi Pemkab Trenggalek dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG).

Program ini berbasis swadaya masyarakat melalui BAZNAS Trenggalek, tanpa membebani APBD.

Novita menyampaikan pujian tersebut saat meninjau langsung uji coba program di dua SMP di Kecamatan Suruh, Kamis (30/1/2025).

Dia terkesan dengan efisiensi dan keberlanjutan program yang melibatkan orang tua siswa serta kantin sekolah, sehingga tidak mengurangi pendapatan pedagang kantin.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Pak Bupati dan jajaran. Ini sebuah inisiatif luar biasa. Saya hampir menangis saat mendengar bahwa anggaran program ini berasal dari swadaya masyarakat, termasuk dari Pak Bupati sendiri. Ini bukti nyata kepedulian yang tulus kepada rakyat,” ujar Novita, saat di SMPN Satap Suruh.

Menurutnya, konsep ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa dengan prinsip gotong royong, sehingga bisa menjangkau lebih banyak anak tanpa membebani APBN.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita berkomitmen untuk mengoptimalkan program ini dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan, seperti Bhayangkari dan Persit, dalam gerakan pemanfaatan pekarangan rumah tangga untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Input dari pilot project ini sangat berharga bagi saya. Saya akan menyampaikannya dalam rapat makan bergizi gratis (MBG) bersama menteri dan jajaran terkait, agar bisa menjadi referensi nasional,” tambah legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu.

Program ini mendapat respon positif dari para siswa. Udin, salah satu siswa SMP Gotong Royong 2 Suruh, mengungkapkan kebahagiaannya setelah menyantap menu makan siang gratis.

“Makanannya enak, ada nugget, sayur sop, tahu, dan buah pisang. Beda dengan di rumah, yang biasanya hanya sayur daun singkong,” akunya.

Hal yang sama disampaikan Devi, siswa sekolah swasta yang berharap program ini dapat terus berlanjut. “Semoga makan siang gratis ini terus ada, karena sangat membantu kami,” ujar Devi.

Dengan pendekatan berbasis masyarakat dan gotong royong, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo, yaitu makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...