Kamis
25 Juni 2026 | 10 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menjadi Penceramah Maulid Nabi, Ini Yang Disampaikan Sugirah

PDIP-JAtim Sugirah 02112021

BANYUWANGI – Serba Bisa. Frasa yang tepat untuk menggambarkan sosok Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah. Pria yang akrab dipanggil Pakde Sugirah ini menebar kebaikan bulan Maulid dengan unjuk kebolehan melantunkan kidung pertaubatan saat mengisi ceramah dalam pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid besar At Taqwa, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Senin malam (01/11/2021).

“Lamun mbenjang yen wus palastra. (Ketika esok sudah meninggal). Wong mati nyang endi parane? (Orang mati, kemana perginya?). Umpamakno peksi mabur. (Ibarat burung terbang),” begitu suara merdu penggalan bait kidung pertaubatan yang dilantunkan oleh Sugirah.

Melihat penampilan nyentrik dari Pakde Sugirah, sontak seluruh hadirin bersorak dan bertepuk tangan. Mereka yang mulanya diam dan mengantuk, seketika ceria kembali.

Bendahara PDI Perjuangan Banyuwangi ini memang dikenal menguasai seni dan budaya, khususnya seni dan budaya Jawa dan Osing Banyuwangi. Menurut Sugirah, kecintaan pada seni dan budaya sebagai wujud pengejawantahan Trisakti Bung Karno. Maklum, dia adalah pengagum Sang Proklamator, Ir. Soekarno.

Usai berkidung, mulailah dia menyampaikan tausyiah. Karena memang sempat mengenyam pesantren, ceramah kader senior PDI Perjuangan ini tak kalah dengan kiai beken. Ayat-ayat Al-Quran fasih disampaikannya lengkap dengan terjemahan. Tak lupa sesekali dia melempar canda untuk menyegarkan suasana.

“Semua makhluk hidup pasti akan mati. Untuk itu mari kita semua membiasakan introspeksi diri, kira-kira apa yang harus terus kita perbaiki,” ungkap Sugirah dalam potongan isi tausiyahnya.

Kepada masyarakat, Sugirah pun mengimbau agar membiasakan untuk berbuat baik pada sesama. Memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar, serta berlomba-lomba untuk berperan serta dalam pembangunan daerah.

“Saudara-saudaraku semua, mari kita jaga tali silaturahmi kita, agar tetap kompak selalu, serta mari kita senantiasa bergotong royong dalam kebaikan. Karena perbuatan baik kita akan menjadi catatan baik. Dan itu menjadi shadaqah jariyah yang akan kita nikmati kelak,” jelasnya.

Selain itu, Sgirah mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, merupakan momen yang sangat tepat untuk mengawali sebuah kebaikan. Karena Maulid merupakan kelahiran suri tauladan serta junjungan seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia.

“Alhamdulillah, kita patut syukuri, hari ini kita masih diberi kesempatan untuk bisa berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga barokah dan syafaat Rasulullah senantiasa tercurah dalam diri kita semua. Aamiin,” tutup Sugirah (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Dugaan Penyelewengan Retribusi Pasar Bisa Ganggu Target PAD

DPRD Jember mengingatkan dugaan penyelewengan retribusi pasar harus ditelusuri serius karena berpotensi mengganggu ...
KRONIK

BBHAR Jatim Kawal Kasus Pencabulan terhadap Santriwati di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang pengajar di salah satu pesantren di Kabupaten Sidoarjo, inisial UJF, ditahan pihak kepolisian ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Genjot Pelatihan Media Sosial untuk Kader Muda di 14 PAC

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menggelar pelatihan media sosial dan digital marketing bagi kader muda dari 14 PAC. ...
KRONIK

Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Uji Relevansi Marhaenisme di Hadapan Gen Z Magetan

MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bakal dikemas berbeda dengan ...
KRONIK

Fraksi PDIP Dorong Andy Firasadi Aktif Advokasi Rakyat usai Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim 

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan mendorong Andy Firasadi aktif melakukan advokasi masyarakat usai ...
HEADLINE

Ribuan Perempuan di Gresik Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden ...