Kamis
25 Juni 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Uji Relevansi Marhaenisme di Hadapan Gen Z Magetan

IMG-20260625-WA0036_copy_668x445
Tangkapan layar IG pdiperjuanganmagetan.

MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bakal dikemas berbeda dengan menghadirkan ruang dialektika yang tajam.

Dua pemikir nasional, Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Kusman, dijadwalkan hadir satu panggung untuk menguliti relevansi ideologi Soekarno dalam diskusi publik bertajuk Soekarno Talk-In.

​Kedua narasumber tersebut akan membedah buku terbaru berjudul Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z, sekaligus menguji apakah gagasan kerakyatan milik Sang Proklamator masih sakti dalam menjawab tantangan generasi digital hari ini.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana A.V. Sasa, mengungkapkan bahwa kehadiran Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual yang sehat dan terbuka di kalangan anak muda.

​”Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang terbuka dan sehat. Marhaenisme harus terus didialogkan, bahkan dikritisi, agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap kontekstual dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Diana Sasa dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Menguji “Marhaenisme” di Tangan Gen Z
​Dipilihnya sudut pandang Marhaenisme yang dikaitkan dengan Gen Z bukan tanpa alasan. Di era disrupsi digital, generasi muda kerap dianggap berjarak dengan narasi-narasi ideologis masa lalu.

​Kehadiran Rocky Gerung, yang dikenal lewat pemikiran kritis dan filsafatnya, diprediksi akan memberi stimulus bagi peserta untuk melihat Marhaenisme dari kacamata logika modern dan independensi berpikir.

Sementara itu, Airlangga Pribadi Kusman akan memperkuat bedah teks dari perspektif sosiologi-politik dan historis yang mendalam.

​Diana menilai, ruang bertukar pikiran yang konstruktif sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini agar mereka tidak sekadar menjadi konsumen teknologi.

​”Anak muda hari ini tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi generasi yang kritis, memiliki kepedulian sosial, dan memahami persoalan rakyat. Semangat itulah yang ingin kita hidupkan melalui diskusi ini,” tambah Diana.

Terbuka untuk Umum dan Gratis
​Forum yang mengusung tema “Marhaenisme Reloaded, Masih Relevan untuk Gen Z?” ini tidak hanya menyasar kader partai, tetapi juga dibuka lebar untuk mahasiswa, pelajar, komunitas kepemudaan, serta masyarakat umum.

​Melalui acara ini, panitia penyelenggara berharap dapat mempertemukan kembali gagasan besar kebangsaan dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi anak muda sekarang, seperti isu demokrasi, ekonomi rakyat, hingga keadilan sosial.

​Bagi masyarakat yang tertarik menguji pemikiran bersama Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi, panitia membuka pendaftaran secara gratis melalui narahubung yang tertera pada media publikasi resmi, dengan kuota yang disesuaikan dengan kapasitas ruangan.

Begini Cara Daftar Jadi Peserta
Kegiatan Soekarno Talk-In dengan tajuk Marhaenisme Reloaded, Masih Relevan untuk Gen Z? akan dilaksanakan pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 19.00–23.00 WIB di Wisma Perjuangan, Jalan Pahlawan, Bibis, Sukomoro, Magetan. Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti diskusi secara langsung di dalam ruangan (indoor), panitia menyediakan kuota terbatas dan mewajibkan peserta melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui tautan bit.ly/soekarnotalk-in atau dengan memindai QR Code yang telah disediakan pada media publikasi acara, IG pdiperjuanganmagetan. Setelah mengisi formulir pendaftaran, peserta akan menerima email konfirmasi yang wajib ditunjukkan saat registrasi di lokasi kegiatan.

Panitia juga menyiapkan area outdoor dengan kapasitas yang lebih luas sehingga masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya diskusi melalui layar besar yang telah disediakan. Selain itu, peserta yang mendaftar juga berkesempatan memperoleh buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z secara gratis.

Sebanyak 50 peserta dengan alasan pendaftaran terbaik akan mendapatkan buku tersebut sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan ketertarikan mereka terhadap diskusi kebangsaan.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

BBHAR Jatim Kawal Kasus Pencabulan terhadap Santriwati di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang pengajar di salah satu pesantren di Kabupaten Sidoarjo, inisial UJF, ditahan pihak kepolisian ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Genjot Pelatihan Media Sosial untuk Kader Muda di 14 PAC

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menggelar pelatihan media sosial dan digital marketing bagi kader muda dari 14 PAC. ...
KRONIK

Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Uji Relevansi Marhaenisme di Hadapan Gen Z Magetan

MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bakal dikemas berbeda dengan ...
KRONIK

Fraksi PDIP Dorong Andy Firasadi Aktif Advokasi Rakyat usai Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim 

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan mendorong Andy Firasadi aktif melakukan advokasi masyarakat usai ...
HEADLINE

Ribuan Perempuan di Gresik Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden ...
LEGISLATIF

Jadi Anggota DPRD Jatim, Andy Firasadi Prioritaskan Desa Sadar Hukum dan Pos Bantuan Hukum

Andy Firasadi resmi dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Timur melalui mekanisme PAW Fraksi PDI Perjuangan. Usai ...