Kamis
23 Juli 2026 | 4 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Nia Ajak PKK Berkolaborasi dengan Pemda Entaskan Stunting hingga Kemiskinan Ekstrim

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-11102023

SUMENEP – TP PKK Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi dan sharing program bersama PKK kecamatan dan desa di Sekretariat PKK setempat, Rabu (11/10/2023).

Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengatakan, rakor dan sharing program dalam rangka menyelaraskan program PKK, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Sehingga setiap program yang akan dilaksanakan oleh PKK selaras dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“PKK sebagai mitra pemerintah memiliki tugas untuk mendukung atau mensupport program-program pemerintah yang ada di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Apalagi, kata Mbak Nia, panggilan akrabnya, saat ini Kabupaten Sumenep masih memiliki ‘PR’ besar, yakni penuntasan stunting, pernikahan dini dan kemiskinan ekstrim. Ia meminta ibu PKK kecamatan dan desa untuk berkomitmen dan berkolaborasi dengan kepala desa dan camat untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang di Kota Keris.

“Jadi, kegiatan hari ini, selain silaturahim juga untuk memantapkan kembali sebagai mitra dalam menjaga komitmen, keguyuban, kekompakan, dan gotong royong dalam mengatasi masalah-masalah yang ada di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Mbak Nia mengaku pihaknya terus bergerak, misalnya melakukan sosialisasi pencegahan stunting bersama PKK desa dan kecamatan hingga ke desa-desa.

“Kita bersama PKK kecamatan dan desa terus bersinergi bagaimana program percepatan penurunan stunting dapat teratasi dengan secepatnya dan baik. Pada tahun 2024, kita ditargetkan penurunan stunting dari angka 21 persen menjadi 14 persen,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pengentasan kemiskinan ekstrim, politisi PDI Perjuangan itu mengajak seluruh TP PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk menghidupkan program usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K). Tujuannya, untuk memberdayakan masyarakat di desa, khususnya perempuan.

“Melalui UP2K ini, diharap kaum perempuan yang ada di Sumenep bisa membantu perekonomian para suaminya. Salah satunya dengan melakukan usaha mandiri, baik kelompok maupun secara individu,” terangnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Asri, Ribuan Warga Bergerak Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan

BANYUWANGI – Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Pemeriksaan Dugaan Penyimpangan Dana Rp8 Miliar di KBS Dituntaskan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta proses pemeriksaan dugaan penggunaan dana tidak wajar sekitar Rp8 ...
LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...