Selasa
21 April 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Luncurkan Program Makmur, Bupati Sugiri Berharap Jadi Jawaban Persoalan Petani

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-26072022

PONOROGO – Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) inisiatif BUMN akhirnya resmi dilauching di Ponorogo untuk berkolaborasi dengan Ponorogo Hebat. Launching program yang bertajuk “Program Kolaboratif Ponorogo Hebat bersama Makmur” itu ditandai dengan penanaman jagung di Desa Ngasinan Kecamatan Jetis, Senin (25/7/2022).

Program Makmur merupakan upaya di bidang pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Launching dilakukan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, didampingi Wakil Bupati Lisdyarita, Komisaris PT Pupuk Kaltim, Gustaaf AC Patty, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur, Sumrambah, dan Sekda Agus Pramono.

Bupati Sugiri menyambut dengan antusias dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian BUMN di Ponorogo. Menurutnya, dengan adanya program tersebut menjadi jawaban/solusi atas segala persoalan masa tanam, panen, dan pascapanen.

“Misalnya keadaan pupuk langka, apalagi dengan adanya program ini, jadi terjawab,” ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, tahun ini, pihaknya mematok target 500 hektare lahan jagung dengan hasil panen 9 ton per hektare. Ke depan, Bupati Sugiri ingin lahan bertambah hingga 2.000 hektare.

“Tahun ini 500 hektare terpenuhi, tahun depan 2.000 hektare. Padi juga diperluas, dipikirkan gimana bentuk kolaboratifnya,” kata Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri.

“Mudah-mudahan bisa menjadi model yang menjawab semua tantangan. Petani kian maju, kolaborasi makin hebat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Masun, mengungkapkan bahwa program kolaboratif dengan BUMN akan mendukung percepatan capaian sejumlah indikator. Mulai pemantapan ketahanan pangan, peningkatan produksi bahan pangan, hingga tingkat konsumsi.

Apalagi, pendampingan BUMN juga menyangkut akses pendampingan dan akses pasar karena membangun pertanian bersifat mandiri menjadi hal yang krusial.

“Program ini adalah one stop solution yang lengkap. Karena dia meningkatkan akses terhadap agro input sekaligus menyiapkan pasar, juga meningkatkan bagi petani, karena ada pendampingan selama proses ini berjalan,” ulas Masun. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...
KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...
HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...