Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan.
TRENGGALEK — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan seluruh pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Trenggalek harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pengemban jabatan struktural.
Penegasan itu dia sampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Trenggalek di Ballroom Hotel Hayam Wuruk, Selasa (21/4/2026).
Menurut Gus Ipin, kader partai harus memiliki dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas, terutama dalam mendengar dan merespons langsung kebutuhan masyarakat.
“Setiap pengurus anak cabang harus berdedikasi. Tidak boleh ada yang menjadi calo kemiskinan. Kader harus benar-benar hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, PDI Perjuangan tidak boleh kehilangan jati diri sebagai partai wong cilik, serta harus tetap tegak lurus pada ideologi perjuangan yang diwariskan Bung Karno dan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
“Kita harus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya tanpa menghitung untung dan rugi,” tegas politisi yang juga menjabat Bupati Trenggalek tersebut.

Gus Ipin juga menyoroti tugas konkret PAC, salah satunya keterlibatan aktif dalam penanggulangan kemiskinan.
Pengurus diminta turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat dari bantuan.
“Cari warga yang belum tersentuh bantuan. Jangan hanya mengandalkan data administratif,” katanya.
Selain itu, isu ketahanan pangan turut menjadi perhatian. Ia menyebut, kader partai harus ikut menjaga kedaulatan pangan, termasuk mendorong diversifikasi sumber pangan dan menjaga lahan pertanian.
“Ibu Mega menaruh perhatian besar pada urusan pangan. Kita harus siap menjaga sawah dan mendorong alternatif pangan,” jelasnya.
Pengurus Anak Cabang juga diminta aktif memantau kondisi pertanian, khususnya sawah yang mengalami kesulitan air, sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim.
“Laporkan kondisi di lapangan, agar bisa segera ditangani. Ini kerja nyata kader,” pungkasnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










