BANYUWANGI – Di sela kunjungan kerjanya di Banyuwangi, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, menyempatkan untuk mengunjungi pasar takjil Ramadan yang digelar di Jalan Brigjen Katamso Banyuwangi, Senin (4/3/2022).
Dengan seksama, Sonny berkeliling mengunjungi setiap stan yang sedang menjajakan berbagai menu takjil untuk santapan saat berbuka puasa. Hingga akhirnya, langkah Sonny terhenti di salah satu stan produk UMKM yang menjual jajanan berupa kue pie alpukat.
Karena tertarik dengan keunikan kue tersebut, Sonny langsung memborong seribu box pie alpukat yang merupakan produk UMKM dari SMK Sritanjung. Menurutnya kue pie itu nantinya akan dibagi-bagikan pada keluarga serta koleganya di Banyuwangi.
“Saya tadi lihat ada kue pie alpukat yang merupakan produk UMKM dari teman-teman SMK Sritanjung. Saya tertarik dengan kue pie alpukat ini, karena rasanya cukup unik serta dapat tahan sampai dua minggu. Jadi, saya memesan kue ini untuk keluarga dan teman-teman di Banyuwangi,” ujar Sonny di pasar takjil Ramadan Banyuwangi.
Politisi PDI Perjuangan itu mengaku, pada momen Ramadan di Banyuwangi tahun kali ini suasana yang dirasakannya cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut seiring dengan keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19, serta aktivitas pemulihan ekonomi yang mulai berjalan dengan baik.
“Ramadan di Banyuwangi tahun ini gaungnya terasa berbeda. Aktivitas masyarakat juga sudah berangsur, memberikan energi positif untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tentu hal ini patut kita syukuri, namun tetap saya harap masyarakat jangan lengah. Kita juga perlu tetap taat prokes, agar penyebaran Covid tak mewabah kembali,” jelasnya.
Ditambah lagi, lanjut Sonny, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi telah memiliki program yang dinamakan Banyuwangi Rebound, di mana program tersebut merupakan salah satu sarana untuk melakukan pemulihan ekonomi.
Seperti kembali dibukanya pasar takjil Ramadan tahun ini, di mana hal tersebut memberi angin segar. Tidak saja bagi masyarakat, namun juga bagi pelaku UMKM. Mereka bisa mendapat fasilitas untuk menjajakan produk dagangannya.
“Saya lihat untuk di Banyuwangi, Ramadan tahun ini bisa dilaksanakan jauh lebih baik. Pandemi sudah menurun, ekonomi sudah naik. Dan saya kira bupati, telah cukup berhasil menciptakan suasana yang kondusif ini. Salah satunya melalui program Banyuwangi Rebound, yang mana program ini adalah momentum dalam perbaikan ekonomi Banyuwangi secara struktural,” tandasnya. (ryo/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













