Rabu
20 Mei 2026 | 5 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abidin Fikri Dorong Unigoro Terlibat Sertifikasi Halal; Gratis bagi UMKM, Insentif untuk Mahasiswa  

IMG-20260424-WA0016

BOJONEGORO – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, mendorong pembentukan Lembaga Penjamin Halal (LPH) atau Halal Center di lingkungan Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Kehadiran lembaga ini diproyeksikan untuk mempercepat capaian sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat ekosistem industri halal nasional.

​Abidin menyatakan bahwa akademisi memiliki peran sentral dalam memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, inisiatif ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam poin pengabdian kepada masyarakat.

​”Keberadaan LPH di lingkungan akademisi seperti Unigoro ini nantinya akan sangat membantu pelaku UMKM. Mahasiswa akan kami rekrut dan dibekali pelatihan untuk menjadi Pendamping Proses Produk Halal (P3H),” ujar Abidin dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Sertifikasi Gratis dan Insentif Mahasiswa

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal bagi UMKM ini tidak dikenakan biaya karena telah dibiayai melalui APBN. Mahasiswa yang terlibat sebagai P3H bertugas membantu pelaku usaha mulai dari pemberkasan, bimbingan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga pengajuan dokumen.

​Selain membantu masyarakat, keterlibatan aktif mahasiswa dalam program ini juga diapresiasi melalui pemberian insentif khusus.

​”Program ini memberikan manfaat dua arah; UMKM terbantu secara administratif dan finansial, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan serta insentif sebagai pendamping,” tambah Abidin.

Perlindungan Konsumen

​Sementara itu, Deputi Bidang Kemitraan dan Standarisasi Halal BPJH, Abdul Syakur, menekankan bahwa kewajiban sertifikasi halal bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen perlindungan konsumen dan kepastian hukum.

​Menurut Abdul, keberadaan Halal Center di kampus-kampus akan membantu pemerintah dalam memfilter produk-produk impor yang beredar di pasar lokal.

​“Produk yang beredar di masyarakat wajib halal. Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan SDM dari kalangan akademisi untuk memastikan implementasi SJPH berjalan dengan ketat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kesiapan Pihak Kampus

​Merespons dorongan tersebut, Rektor Unigoro, Tri Astuti Handayani, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan Halal Center. Ia menilai langkah ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

​“Kami menyambut positif dukungan ini. Ini menjadi peluang bagi kampus untuk memberikan kontribusi nyata dalam memberikan pemahaman mengenai kewajiban halal kepada para pelaku usaha,” tutup Tri Astuti.(dian/hs)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Deni Wicaksono: Seluruh PAC PDI Perjuangan Wajib Miliki Media Sosial

Seluruh PAC PDIP wajib memiliki media sosial untuk memperkuat komunikasi politik menuju Pemilu 2029. PACITAN — ...
KABAR CABANG

Gemulai Penari Sekar Klayar Sambut Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Pacitan

Tari Sekar Klayar tampil memukau dalam pelantikan PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan dan menjadi simbol pelestarian ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani menegaskan DPR RI mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dalam ...
SUARA MUDA

Politik, Seminar Motivasi, dan Kegelisahan Anak-anak Muda Bondowoso tentang Sampah Desa

Anak muda Bondowoso mulai bergerak lewat politik dan edukasi sosial untuk membangkitkan semangat generasi muda ...
LEGISLATIF

Baktiono Nilai Aspirasi PKL Kali Kepiting Masih Bisa Diakomodasi Melalui Penataan

Baktiono menilai aspirasi PKL Kali Kepiting masih bisa diakomodasi Pemkot Surabaya melalui penataan yang tepat. ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Bojonegoro, Dimeriahkan Tarian Angling Dharma dan Khidmat Selawat

BOJONEGORO – Sebanyak 302 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ...