SURABAYA – Hujan deras mengguyur kawasan Jalan Raya Lidah Wetan, Senin (16/3/2026) sore. Namun, di tengah guyuran itu, sejumlah kader PDI Perjuangan tetap berdiri di tepi jalan, menyapa pengendara yang melintas sambil membagikan paket makanan untuk berbuka puasa.
Di momen Ramadan yang penuh berkah itu, pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, memilih untuk tetap berbagi.
Sebanyak 334 nasi bungkus dibagikan kepada warga dan pengguna jalan yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka.
Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian kader di tingkat akar rumput terhadap masyarakat sekitar.
Ketua Ranting Lidah Wetan, Purnomo, mengatakan bahwa hujan deras tidak menyurutkan semangat para kader untuk tetap berbagi.
“Biarpun diguyur hujan deras, kami tetap semangat berbagi takjil kepada masyarakat,” ujarnya.

Bagi para kader, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian sosial, terutama bagi warga yang belum sempat sampai di rumah saat waktu berbuka tiba.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan. Semoga makanan berbuka puasa ini bisa membantu warga yang masih di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” kata Purnomo.
Semangat gotong royong menjadi kunci terselenggaranya kegiatan tersebut. Seluruh takjil yang dibagikan merupakan hasil swadaya pengurus ranting dan anak ranting.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, kebersamaan itu justru semakin terasa. Para kader saling menguatkan, memastikan kegiatan tetap berjalan lancar hingga seluruh paket nasi bungkus tersalurkan.
“Ini murni dari swadaya. Semangat kebersamaan inilah yang membuat kegiatan tetap berjalan,” pungkasnya.
Ramadan pun kembali menjadi ruang untuk meneguhkan nilai gotong royong—bahwa berbagi tidak harus menunggu keadaan sempurna, bahkan di tengah hujan sekalipun. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










