Minggu
13 September 2026 | 6 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kontes Uji Tembak Batu Akik, Tommy Yakin Perakikan Bisa Dinikmati Gen Z

IMG-20240908-WA0026_copy_996x635
Pembina Gemstone Mania Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso (kiri) mengamati batu akik dari para peserta di GOR A Yani Kota Probolinggo, Minggu (8/9/2024). foto: drw/pdiperjuangan-jatim.com

KOTA PROBOLINGGO – Para pecinta batu akik tergabung dalam komunitas Gemstone Mania Probolinggo (Gemapro) menggelar acara, Minggu (8/9/2024).

Ratusan batu akik diantrikan untuk diuji tembak dalam wadah gelas pada acara di GOR A Yani, Jalan Dr. Soetomo, Tisnonegaran, Kanigaran.

Batu akik dimasukkan dalam gelas kaca berisi air putih. Kemudian ditembak menggunakan senapan angin, jika pecah maka gagal.

Tak hanya batu akik, kontes uji tembak dalam wujud Walikota Cup dalam rangka Hari Jadi ke-665 Kota Probolinggo itu, juga dilakukan untuk tosan aji atau keris.

Antusiasme terlihat dari banyaknya peminat yang ikut dari berbagai daerah, seperti Madura, Jember, Situbondo, termasuk Malang dan Surabaya. Mereka membawa koleksinya masing-masing untuk diuji.

Kepala Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso Ketua  Kota Probolinggo hadir dalam acara itu.

Tommy yang juga pembina Gemapro, memantau proses uji tembak batu akik dan tosan aji. Hadir pula dalam acara itu, Penjabat Wali Kota Probolinggo, Nurkholis.

“Tentunya mengapresiasi ya, karena ini bagian dari melestarikan budaya bangsa kita dimana batu akik ini menjadi hobi bagi masyarakat,” ujarnya Tommy yang juga Wakabid Olahraga dan Kesehatan di DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo ini.

Pihaknya yakin, jika hal ini terus dilakukan akan menyedot animo masyarakat khususnya kalangan generasi Z yang saat ini begitu bergantung pada gadget.

“Saya kira hal ini perlu diapresiasi ya, mengingat masih dilestarikannya budaya seperti ini di Kota Probolinggo,” ujar PJ Wali Kota Probolinggo, Nurkholis.

Lanjut Nurkholis, jika hal ini rutin dilakukan di tengah pudarnya kecintaan masyarakat terhadap benda-benda khas Indonesia ke depan bisa mendatangkan turis asing. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andri Wahyudi Dorong Indikator Pencegahan Kekeringan dan Karhutla Berbasis Risiko

PROBOLINGGO — Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Andri Wahyudi mengusulkan agar daerah yang berulang kali ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: BUMD Jangan Sekadar Untung, Modal Daerah Harus Menghasilkan  

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengubah cara melihat ...
LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...