KOTA PROBOLINGGO — DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo mendirikan posko mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Posko Gotong Royong ini berlokasi di halaman kantor DPC PDI Perjuangan yang berada di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kota Probolinggo.
Pendirian posko tersebut merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso, saat dikonfirmasi di lokasi posko, Senin (16/3/2026).
“Posko mudik bertajuk posko gotong royong itu merupakan instruksi DPP, diperuntukkan bagi masyarakat khususnya para pengendara yang melintas di kantor DPC,” kata Tommy Wahyu Prakoso.
Ia menjelaskan bahwa posko ini akan mulai beroperasi secara resmi pada sore hari ini tanggal 16 hingga 20 Maret.
Dalam pelaksanaannya, DPC melibatkan berbagai unsur struktural partai, khususnya Baguna untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik yang kurang lebih 5-10 petugas.
Tommy yang juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Probolinggo itu merinci sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat di posko tersebut.
Ruang Rehat dan Ibadah, Hingga Ambulans
Para pemudik yang melintas dapat beristirahat sejenak, memanfaatkan ruang laktasi bagi ibu menyusui, menggunakan toilet, serta melaksanakan ibadah di tempat yang telah disediakan.
“Selain fasilitas istirahat, kami juga menyediakan ruang laktasi, toilet, dan tempat untuk ibadah dan ambulans 24 jam. Termasuk ada papan informasi tentang mudik yang bisa membantu para pemudik,” ujarnya.
Dengan adanya posko ini, Tommy berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menikmati layanan yang telah disediakan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran posko ini merupakan bentuk nyata kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran tahun 2026.
“Kami berharap masyarakat bisa menikmati layanan ini. Hal ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Tommy. (drw/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













