Jumat
01 Mei 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Ramadan, Bupati Lukman Gelar Pangan Murah

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-14022026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Bangkalan, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional dan dilaksanakan secara bersamaan di seluruh Indonesia.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis pemkab dalam memberikan akses bahan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah hari ini merupakan gerakan serentak nasional yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional, sehingga seluruh Indonesia melaksanakan pada hari yang sama,” ujar Lukman.

“Alhamdulillah, meskipun dengan keterbatasan, kami mengundang seluruh stakeholder untuk secara sukarela berpartisipasi dalam kegiatan ini,” imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan ini.

Sejumlah pihak turut mendukung penyelenggaraan pangan murah ini. Di antaranya, Bulog, Hi-Fresh, dan WT Wilmar, yang menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Adapun komoditas yang dijual, antara lain, beras SPHP, minyak goreng meal food, aneka bahan makanan, serta berbagai jenis sayuran. Harga beras dalam kegiatan ini dijual Rp57.000 per kemasan, sementara harga di pasaran telah mencapai di atas Rp60.000 hingga Rp70.000 untuk kualitas medium.

“Kita laksanakan satu hari ini, dan ke depan direncanakan setiap hari Jumat sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tempatnya akan berpindah-pindah agar jangkauan semakin luas. Kami akan diskusikan lebih lanjut agar bisa menjangkau kecamatan-kecamatan,” jelas Lukman.

Lukman juga mengungkapkan, dengan Gerakan Pangan Murah pihaknya berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat stabilisasi harga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemkab dan pemangku kepentingan dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...