Minggu
13 September 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Sejarah Telah Membuktikan TNI Punya Peran Sangat Penting untuk Bangsa

pdip-jatim-221009-talkshow-tni-sekjen

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan mengadakan Talkshow HUT ke-77 TNI bertema “TNI adalah Kita, Sejarah, Kepeloporan dan Desain Masa Depan TNI” di kantor DPP, Jakarta Pusat, Minggu (9/10/2022).

Talk show itu digelar untuk mengingatkan kembali masa kejayaan TNI selama era kepemimpinan Presiden pertama RI Soekarno. Saat itu, kekuatan TNI disegani dunia internasional.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, TNI memiliki peran yang sangat penting untuk bangsa.

“Sejarah telah membuktikan kita, bagaimana TNI memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan bangsa, keutuhan wilayah dan kedaulatan negara,” kata Hasto Kristiyanto.

Dia mengatakan, pasca-kemerdekaan 17 Agustus 1945, Bung Karno saat berpidato menginstruksikan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) sekaligus membangkitkan kembali kekuatan Partai Nasionalis Indonesia (PNI).

“Jadi, antara kekuatan perang kita, antara ABRI, TNI dan PNI itu menyatu bersama-sama dalam membangun dan memastikan kemerdekaan bangsa itu betul-betul dapat dicapai dan diwujudkan,” bebernya.

Kemudian, Bung Karno membangun kekuatan angkatan perang Indonesia menjadi kekuatan perang terkuat di belahan bumi selatan. Ketika diperlukan untuk pembebasan Irian Barat, Bung Karno menggunakan kekuatan angkatan perang dalam menjaga perdamaian dunia.

“Masa kepemimpinan Bung Karno, TNI menjadi betul-betul menjadi pasukan perdamaian yang disegani. Australia, kita jauh lebih kuat, bahkan, dengan analisis militer dengan Tiongkok pun, kita lebih kuat dalam alutsista, kecuali dengan jumlah pasukan. Saat itu, Tiongkok 1,3 juta. Kita sekitar 330.000 personel,” sebut Hasto.

Menurutnya, perspektif historis ini yang harus dipahami, karena dalam menjaga kedaulatan wilayah, aksi illegal fishing masih saja terjadi, termasuk illegal logging. Karenanya, diperlukan kekuatan dari TNI Angkatan Laut, angkatan perang dari TNI Angkatan Darat untuk menjaga teritorial Indonesia.

“Bung Karno membangun kekuatan TNI kita. Demikian pula Ibu Megawati Soekarnoputri saat itu geopolitik dunia itu unipolar, kekuatan Amerika Serikat karena Uni Soviet runtuh pada tahun 1990-an. Kemudian Amerika Serikat menyerang Irak, Ibu Megawati menyampaikan sikap kemerdekaan adalah hak segala bangsa,” papar Hasto Kristiyanto.

Dia menambahkan, Megawati Soekarnoputri saat menjabat presiden, menjalankan diplomasi sebagai negara yang berdaulat.

Karenanya, Indonesia mendapat pesawat tempur Sukhoi dari Rusia. Angkatan darat, angkatan laut, dan kepolisian diperjuangkan Megawati dalam modernisasi alat persenjataan.

“Ketika ada berbagai peristiwa yang sepertinya ada jarak antara PDI Perjuangan dengan TNI, itu tidak (ada). Ditinjau dari kebijakan, kita komitmen tidak akan menarik TNI di dalam politik praktis tetapi kita ingin membangun kekuatan TNI itu betul-betul sebagaimana masa Bung Karno dulu menjadi kekuatan yang menjaga perdamaian dunia,” imbuhnya.

Hasto juga mengungkit betapa hebatnya Megawati dalam merangkul TNI, Polri, dan kejaksaan pada awal memimpin. Meski, kata Hasto, Megawati banyak sekali mendapat tekanan dari alat-alat negara itu pada era Orde Baru.

Hasto menegaskan TNI, Polri, dan PDIP berkomitmen dalam menjaga tegaknya negara Pancasila berdasarkan UUD 1945, kebhinekaan, dan NKRI. “Kita adalah negara besar seharusnya kekuatan angkatan perang kita bangun, sehingga tidak mudah dikerdilkan oleh negara-negara tetangga kita,” tegas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fuad Benardi: BUMD Jangan Sekadar Untung, Modal Daerah Harus Menghasilkan  

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengubah cara melihat ...
LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...