Jumat
01 Mei 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Pilkada Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Partai

pdip-jatim-hasto-sekolah-partai-pilkada-2018

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Pilkada Serentak 2018 bagi PDI Perjuangan merupakan momentum memperkuat mekanisme kelembagaan Partai di dalam menyiapkan pemimpin.

Dari total pilkada di 171 daerah, sebut Hasto, PDI Perjuangan mencalonkan 44 kader Partai sebagai calon kepala daerah, dan 52 kader sebagai calon wakil kepala daerah.

“Partisipasi kader PDI Perjuangan semakin meningkat dan menunjukkan mekanisme kaderisasi internal Partai yang berjalan semakin sistemik,” kata Hasto, Selasa (16/1/2018).

Ditinjau dari kerja sama politik yang dilakukan, lanjut Hasto, PDI Perjuangan terus mengedepankan semangat gotong royong dan membuka ruang kerjasama politik dengan Partai lain.

PDI Perjuangan, jelas dia, menegaskan komitmennya bahwa kerjasama dilakukan karena kesadaran bahwa terkait kepentingan bangsa dan negara, serta upaya memperkuat pemerintahan yang stabil, kuat dan mengakar pada dukungan rakyat. Karena itu, kerja sama dengan parpol pengusung pemerintah banyak dilakukan.

Dari 171 daerah, kerjasama dengan Golkar dan Hanura mendapat peringkat tertinggi, yakni di 54 daerah. Kerjasama dengan PPP di 52 daerah dan dengan PKB di 46 daerah. Kerjasama dengan PKPI terjadi di 29 daerah.

“Tidak hanya itu, kerja sama dengan PAN terjadi di 51 daerah dan dengan PKS di 32 daerah. Konfigurasi kerjasama politik tersebut menunjukkan bahwa dinamika politik nasional berbeda dengan daerah. Hal ini terjadi karena aspek historis, kultur dan dinamika politik lokal,” terang Hasto

Dia menambahkan, bahwa ukuran sebenarnya dalam pilkada seharusnya dilihat bukan semata dari hasil, namun bagaimana proses melahirkan pemimpin tersebut.

“Ibu Megawati Soekarnoputri selalu menegaskan bahwa PDI Perjuangan menempatkan aspek ideologi, kepemimpinan, personality yang baik, rekam jejak kinerja calon, dan kemampuan untuk menampilkan wajah kekuasaan yang membangun peradaban untuk rakyat, sebagai kriteria utama di dalam menetapkan calon. Sebab yang kami cari adalah pemimpin untuk rakyat,” ujarnya.

Dengan banyaknya kader Partai yang dicalonkan, maka PDI Perjuangan semakin mengukuhkan posisi politiknya sebagai partai ideologi atas dasar Pancasila.

“Seluruh paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan memiliki komitmen untuk memberikan dukungan sepenuhnya pada kepemimpinan Pak Jokowi,” tutur Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...