Kamis
22 Oktober 2026 | 11 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Kunjungi Warga eks-Lokalisasi Dolly

pdip-jatim-hasto-di-eks-dolly

pdip-jatim-hasto-di-eks-dollySURABAYA – Di sela acara kunjungannya ke Surabaya, Minggu (21/2/2015) Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyempatkan waktu mengunjungi eks lokalisasi Dolly. Ditemani Wali Kota Tri Rismaharini dan Wawali Whisnu Sakti Buana, Hasto menjumpai warga di kawasan Putat Gang Lebar sekitar pukul 14.30 WIB.

“Saya diceritai Bu Mega tentang batik, sepatu hasil pemberdayaan warga eks Dolly. Bu Mega sangat terkesan. Saya pikir itu menarik, jadi saya ingin melihat langsung perkembangannya,” kata Hasto.

Selama kurang lebih satu jam dia berkeliling melihat ruangan dan mesin produksi alas sepatu dan batik. Sesekali dia berdialog dengan warga yang menyambutnya dengan antusias. Risma juga menunjukkan tembok kampung yang telah disulap jadi mural oleh anak-anak muda.

Di depan warga, Hasto menyatakan apresiasinya terhadap cara Risma menangani lokalisasi Dolly dan membina warga sekitar pasca penutupan. “Saya salut sekali Bu Risma dalam mendampingi warga eks Dolly ini melibatkan anak-anak muda kreatif untuk membuat karya yang berdaya guna. Karena memang keterlibatan semua unsur masyarakat dalam proses pendampingan ini sangat penting,” ujar Hasto.

Saat ditanya tentang pendekatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terhadap penutupan lokalisasi Kalijodo, Hasto berpendapat apa yang dilakukan Ahok berbeda pendekatan.

Menurutnya, penutupan lokalisasi tidak akan pernah mudah dilakukan. Namun seorang pemimpin perlu melakukan pendekatan khusus bagaimana membuat kebijakan yang memanusiakan manusia dan mendorong mereka untuk berproduksi secara positif.

“Pendekatannya sesuai kondisi masyarakat masing-masing. Tidak harus meniru seperti yang dilakukan Bu Risma di sini. Tapi pendekatan yang dilakukan terhadap Dolly bisa menjadi model bagi kepala daerah lain,” ucapnya.

Prinsipnya, sebut Hasto, setiap pemimpin harus memperlakukan warganya secara terhormat dan setara. Menurut dia, Bu Risma seorang ibu yang lebih cenderung berkarakter welas asih sehingga karakter itu yang tercipta dalam dialog dengan warga saat penutupan lokalisasi.

“Sedangkan Pak Ahok juga ada pendekatan manusiawi. Pemerintahan harus mengatur bagaimana perumahan diatur dan bisa memenuhi kebutuhan warganya secara bermartabat,” urai Hasto.

Yang perlu dibangun pemerintah, imbuhnya, adalah semangatnya memperlakukan semua warga negara dengan cara terhormat, membangun martabat mereka  kembali dengan diperlakukan penuh kesetaraan. “Ini tentu saja sesuai dengan penjabaran nilai-nilai dari Pancasila yang kita pegang teguh,” tandas dia.

Dalam kesempatan ini Hasto juga membeli beberapa batik dan sepatu karya warga eks Dolly. “Saya beli sepatu untuk saya pakai. Ternyata enak dipakai dan bagus modelnya. Kalau batik saya beli untuk oleh-oleh ibu ketua umum Megawati,” pungkasnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...