Kamis
17 September 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Upacara Ngaben, Martin Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Martin-H-29062021

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, bersama Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, menghadiri acara Ngaben Kolektif se-Banyuwangi yang digelar di Pura Banjar Adat Amerthasari Kecamatan Belimbingsari Banyuwangi, Senin (28/06/2021).

Martin mengatakan, di Banyuwangi terdapat beberapa Pura yang biasa digunakan untuk upacara Ngaben, untuk orang orang yang beragama Hindu melakukan ritual pemakaman sesuai kepercayaannya. Namun, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, upacara Ngaben dilakukan secara kolektif dan dilakukan terpusat di satu Pura saja.

“Upacara Ngaben ini ritual pemakamannya Sodara kita yang agamanya Hindu. Biasanya dilakukan di beberapa Pura yang ada di Banyuwangi. berhubung saat ini masih dalam situasi Covid-19, upacara Ngaben ini dilakukan secara kolektif bersama-sama ditempatkan di satu titik lokasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Martin menyabut upacara Ngaben biasanya dihadiri ratusan orang. Karena itu, kegiatan itu dibuat terpusat untuk membatasi jumlah orang yang hadir. Dalam pelaksanaannya diawasi langsung oleh Satgas Covid-19 Banyuwangi.

Legislator dari Dapil lll Jatim ini pun menjelaskan bahwa, kehadirannya bersama Wakil Bupati Banyuwangi bertujuan untuk mengawal dan memberikan ruang kepada pemeluk agama Hindu di Banyuwangi untuk menjalankan ibadahnya dengan lancar dan khidmat.

Tak lupa, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini berpesan pada orang-orang yang hadir di dalam prosesi upacara Ngaben tersebut untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan tetap waspada dengan tidak menganggap remeh Covid-19.

“Saya bersama Pak Wabup ingin memastikan, umat Hindu di Banyuwangi ini dapat menjalankan upacara Ngaben dengan lancar, meskipun di situasi pandemi, dan yang paling penting orang orang yang hadir di sini, harus patuh pada protokol kesehatan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, upacara Ngaben merupakan sebuah prosesi pemakaman dalam kepercayaan agama Hindu, dan kegiatan Ngaben sendiri bukan hal asing dalam kehidupan sosial masyarakat Banyuwangi. Hal tersebut dikarenakan, masyarakat yang memeluk agama Hindu di Banyuwangi cukup banyak, terutama di wilayah selatan. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...