Rabu
22 Juli 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Panen Raya di Tawanganom, Sujatno Ungkap Perda Perlidungan Petani Belum Diperbupkan

IMG-20241028-WA0120_copy_649x434

MAGETAN – Upaya menyerap aspirasi petani, Calon Bupati Magetan nomor urut 3, Sujatno, hadir serta dalam panen raya  padi di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Senin (28/10/2024).

Kehadiran Sujatno menunjukkan komitmennya untuk mendukung dan memperhatikan kesejahteraan petani di wilayah Magetan yang telah dituangkan dalam visi misinya.

Sujatno yang juga menjabat Ketua HKTI Magetan berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan keluhan dan harapan mereka. Beberapa permasalahan yang diungkapkan para petani antara lain sulitnya akses pupuk saat musim tanam

Sujatno juga terjun langsung melihat perkembangan padi yang ditanam oleh wakil Ketua HKTI dengan pengaturan komposisi pupuk antara organik dan kimia yang pas, sehingga tidak mengurangi hasil panen.

Secara teknis teman-teman HKTI ini sangat luar biasa, Wakil Ketua, Sekretaris ini semua ahli pertanian. Ini sesuai dengan data rata-rata pupuk NPK ini biasanya 3 kwintal/hektar bisa dipangkas menjadi 1,75 kwintal/hektar.

Urea dari 2 kwintal/hektar bisa menjadi 1 kwintal/hektar, tapi ditambah pupuk organik 3-6 kwintal/hektar dan pupuk organik cair 5-7 liter/hektar. “Ternyata dengan biaya lebih murah ini, hasilnya lebih bagus,” jelas Sujatno.

Dengan penerapan pupuk organik yang tepat bisa membantu para petani mengurangi penggunaan pupuk kimia. Namun demikian, petani juga harus terus dilakukan edukasi agar bisa menerapkan pemupukan itu dengan baik sesuai dengan takaran.

“Ke depan akan kita siapkan demlot-demlot pertanian dengan diversifikasi pupuk kimia dan organik yang hasilnya nanti bisa di uji coba. Karena petani kita ini memang perlu contoh,” ujarnya.

Ditambahkan Sujatno, diversifikasi pupuk kimia dan organik ini adalah salah satu upaya untuk menekan mahalnya harga pupuk kimia, sehingga biaya produksi pertanian padi menjadi lebih rendah namun tidak mengurangi hasil panen.

“Saya akan menyiapkan lahan- lahan dengan pengurangan pupuk kimia dan penambahan pupuk organik tapi hasilnya akan lebih bagus,” imbuhnya.

Selain diversifikasi pupuk, jika terpilih sebagai Bupati Magetan Sujatno juga akan membuat Peraturan Bupati (Perbub) sebagai Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Petani yang sudah ada.

“Untuk mensubsidi hasil panen, kami sudah ada Perda Perlindungan Petani. Nah, ini nanti akan kita buatkan Perbub dalam pelaksanaannya,” kata Sujatno.

Petani ini harus jadi perhatian. Selain saluran irigasinya harus di tata, tapi juga harus di edukasi dengan diversifikasi pupuk.

Dengan keterlibatannya dalam kegiatan panen padi ini, Sujatno berharap bisa semakin memahami kebutuhan petani Magetan dan memberikan solusi konkret untuk kesejahteraan mereka.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...