Sabtu
24 Oktober 2026 | 8 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

IMG-20260826-WA0055

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur peternak rakyat ke tingkat pusat.

Langkah ini diambil usai digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Paguyuban Peternak Ayam Petelur Kabupaten Magetan dan OPD terkait di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Magetan, Rabu (26/8/2026).

​Rapat tersebut menyoroti kondisi usaha peternak rakyat yang tertekan selama enam bulan terakhir akibat ketidakstabilan harga telur, kelebihan populasi ayam, serta mekanisme pasar yang belum memihak pada peternak lokal.

​Ketua PATERAIN Magetan, Nur Muhammad Ali, menegaskan bahwa para peternak menuntut solusi konkret dari pemerintah.

​”Kami tidak datang untuk mencari pihak yang disalahkan, melainkan meminta solusi atas kondisi usaha yang berlarut-larut ini,” kata Nur Muhammad Ali dalam rapat tersebut.

​Sejumlah poin mendesak yang disuarakan peternak antara lain pengendalian populasi ayam petelur, pengawasan perizinan kandang baru, integrasi data kapasitas produksi dengan pasar, hingga pengawalan penyerapan telur lokal di SPPG.

​Plt. Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno, menyebut krisis ini tak bisa diselesaikan hanya di tingkat daerah karena berakar dari persoalan nasional.

​”Dibutuhkan keterlibatan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian dan DPR RI Komisi IV,” tegas Suyatno.

​Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Magetan Hj. Rita Haryati menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun agenda pengawalan ke Jakarta.

​”Sesuai hasil koordinasi, seluruh anggota Komisi B bersama perwakilan peternak berencana melakukan kunjungan kerja ke Komisi IV DPR RI pada 1 September 2026 mendatang untuk menyampaikan aspirasi ini secara langsung,” kata Rita.

​Selain agenda kunjungan ke Jakarta, RDP tersebut juga menghasilkan beberapa kesepakatan tingkat daerah. Yakni, penegakan HAP. Pemkab Magetan dan Satgas Pangan berkomitmen mengawal ketat penegakan Harga Acuan Pemerintah (HAP).

​DPRD Magetan juga akan menerbitkan surat rekomendasi resmi yang ditujukan kepada Bupati Magetan. Yakni, evaluasi berkala serta sinergi lintas sektor antara Pemkab, DPRD, Satgas Pangan, dan PATERAIN akan terus dievaluasi secara berkesinambungan.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni Wicaksono Ingatkan Warga Jangan Gadaikan Masa Depan karena Politik Uang

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan masa depan ...
KRONIK

Erma Beri Bantuan Gerobak dan Pendampingan pada UMKM Desa Tulungrejo

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, memberikan bantuan gerobak dan pendampingan ...
LEGISLATIF

Baktiono Desak Perda Air Limbah Surabaya Segera Dijalankan, Tarif Warga Harus Terjangkau

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya sekaligus Ketua Pansus Air Limbah Domestik, Baktiono, mendesak Pemerintah ...
KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...