TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, memberikan bantuan gerobak dan pendampingan pada pelaku UMKM di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan hasil sinergi DPRD dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur ini dalam rangka memberikan dukungan pelaku usaha mikro memperluas jangkauan pasar.
“Salah satu dukungan yang penting untuk pelaku UMKM adalah alat untuk mobile bisa menjangkau pasar satu satunya adalah gerobak, sehingga bisa jualan di mana saja,” ujar Erma.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung ini menjelaskan, pasar modal yang rentan dan sektor riil yang tidak bergerak menjadi ancaman fundamental ekonomi Indonesia.
Menurutnya, UMKM atau sektor informal adalah penyelamat dari krisis ekonomi atau jalan keluar terhadap situasi ekonomi yang sulit seperti saat krisis 1996 dan krisis pandemi Covid-19.
“Sektor UMKM adalah penyelamat krisis ekonomi, karena di samping luwes dan elastis, sektor UMKM tidak bermodal besar dan mempunyai tenaga kerja banyak sehingga lebih adaptif,” jelasnya.
Erma menegaskan, sektor UMKM harus dikuatkan, disehatkan, dan dijaga ketahanannya melalui fasilitasi akses permodalan, produksi, dan jangkauan pasar.
Selain terbukti mampu bertahan menghadapi krisis ekonomi, sektor UMKM juga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran di Indonesia.
“Perlu ada dukungan bagaimana ada terobosan-terobosan pasar, bagaimana membentuk pasar baru selain pasar digital juga menciptakan pasar-pasar di masing-masing wilayah melalui event-event masyarakat seperti car free day ala-ala desa,” tegasnya.
Erma berharap, bantuan gerobak dan pendampingan yang diberikan bisa meningkatkan jangkauan pasar para pelaku UMKM sehingga omsetnya bisa meningkat. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












