Minggu
13 September 2026 | 11 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Demi Ketahanan Pangan, Ji Zinal Pastikan Ketersediaan Bibit dan Pupuk Bersubsidi

PDIP-Jatim-Zainal-Arifin-22032023

SUMENEP – Terbongkarnya kasus penyelundupan pupuk bersubsidi ke luar Madura beberapa waktu lalu, menyisakan kekhawatiran di kalangan petani. Mereka khawatir pupuk bersubsidi akan mengalami kelangkaan di musim tanam kedua nanti.

Hal tersebut mengemuka dalam acara serap aspirasi masa persidangan (reses) II tahun 2023, yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, di Balai Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Rabu (22/3/2023).

“Para petani tadi berkeluh kesah, mereka khawatir akan adanya kelangkaan pupuk bersubsidi. Karena itu, saya akan terus mengawal kasus penyelundupan pupuk bersubsidi sampai tuntas,” ujar Ji Zinal, sapaan akrab H. Zainal Arifin.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu (Rabu, 15/3/2023), Polres Sumenep berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pupuk bersubsidi ke luar Madura. Dari pengungkapan kasus tersebut, Polres Sumenep mengamankan dua sopir truk, yaitu IH (40), warga Kabupaten Pamekasan, dan H (24) asal Kabupaten Sampang.

Baca juga: PDI Perjuangan Sumenep Minta Kasus Penyelundupan Pupuk Bersubsidi Diusut Tuntas

Selain itu, Polres Sumenep, juga menyita 240 karung pupuk subsidi. Masing-masing jenis Urea 240 dan 120 karung jenis Phonska.

Karena itu, kata Ji Zinal, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk memastikan stok pupuk bersubsidi tersedia.

“Kami sudak melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep tentang stok pupuk bersubsidi. Alhamdulillah, untuk tahun 2023 ini pupuk bersubsidi dijamin tidak akan mengalami kelangkaan,” jelas Ji Zinal.

“Kami juga sudah bertemu dengan Pak Bupati Fauzi, dan beliau juga berkomitmen untuk memastikan pupuk bersubsidi untuk para petani,” lanjutnya.

Menurut Ji Zinal, ketersediaan pupuk bersubsidi berkaitan erat dengan produktivitas hasil panen. Jika pupuk tersedia, dirinya berani memastikan hasil panen akan melimpah.

“Dengan ketersediaan pupuk bersubsidi ini, kami ingin memastikan, Kabupaten Sumenep memiliki daya ketahanan pangan. Kabupaten Sumenep bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat,” terangnya.

Ke depan, Ji Zinal berharap masyarakat juga proaktif untuk mengikuti berbagai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam memberdayakan dan melindungi petani, seperti Petani Mandiri Benih (PMB) dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Kami juga pastikan ketersediaan bibit unggul atau berkualitas juga tersedia. Karena itu, kami berharap, masyarakat juga aktif untuk mengakses berbagai program Pemkab Sumenep dalam mendukung dan melindungi petani,” terangnya. (set) 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...