Minggu
18 Oktober 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PDIP-Jatim-Sunyoto-29082026

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (28/8/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama.

Sunyoto menyatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan, talud, hingga drainase.

“Rata-rata yang menjadi prioritas itu infrastruktur jalan, talud, drainase. Daerah sini yang belum terealisasi itu jalan poros desa perbatasan Tanjung Gunung dan Karangan, dan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Badegan dan Kecamatan Jambon,” ujar Sunyoto.

Menurut Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa DPC PDI Perjuangan itu, pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Badegan dengan Kecamatan Jambon juga menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Namun, Sunyoto menyadari kondisi efisiensi anggaran membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam merealisasikan berbagai usulan masyarakat. Karena itu, tidak seluruh aspirasi yang disampaikan melalui reses dapat langsung direalisasikan.

“Di tengah efisiensi nanti seperti apa, diprioritaskan mana yang lebih penting. Tinggal pemkab nanti yang mengerjakan bagaimana,” terangnya.

Ia menjelaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses nantinya akan melalui sejumlah tahapan sebelum ditentukan untuk direalisasikan.

Aspirasi yang dihimpun dalam reses selanjutnya direkap dan dilaporkan melalui mekanisme DPRD. Hasil reses kemudian menjadi bahan untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan dan penentuan prioritas pembangunan.

Sunyoto juga menyoroti adanya pembatasan jumlah usulan yang dapat disampaikan masing-masing anggota DPRD. Jika sebelumnya setiap anggota dewan dapat mengajukan hingga 15 usulan, kini jumlah tersebut dibatasi maksimal enam usulan.

“Kan ini dibatasi maksimal enam usulan tiap anggota dewan. Dulu 15, sekarang tinggal enam karena efisiensi anggaran,” tambahnya.

Ia berharap aspirasi yang telah dihimpun melalui reses tetap mendapatkan ruang untuk direalisasikan, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran. Terlebih, sejumlah aspirasi yang pernah disampaikannya pada periode sebelumnya juga ada yang belum terealisasi.

“Karena dari sana pun juga demikian. Saya sendiri aspirasi sebelumnya belum terealisasi. Semoga tahun 2028 bisa,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
LEGISLATIF

Warga Durenan Titip Aspirasi Irigasi dan Antisipasi Banjir kepada Deni Wicaksono

TRENGGALEK – Perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan peningkatan produktivitas panen menjadi aspirasi warga ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...