Minggu
01 November 2026 | 11 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Capaian PIN Polio Surabaya Sudah 99,39 Persen, Khusnul: Ini Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah

pdip-jatim-khusnul-sueabaya-090621

SURABAYA – Capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kota Surabaya sudah mencapai 99,39 persen hingga Jumat (19/1/2024) pukul 16.11 WIB, dengan melampaui target sasaran sebanyak 329.616 anak.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran tenaga kesehatan (nakes) dan berbagai pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan program imunisasi tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak terkait seperti camat, lurah, Bunda PAUD, dan Kader Surabaya Hebat (KSH). Ia juga menegaskan, keberhasilan ini mencerminkan kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada nakes dan seluruh pihak yang telah bergerak aktif dalam mendukung Sub PIN Polio di Surabaya,” ujar Khusnul.

Wakabid Industri, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Koperasi dan UMKM DPC PDI Perjuangan Surabaya itu menyoroti langkah-langkah menuju capaian 100 persen dengan mengusulkan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya terus melakukan penyisiran melalui pembukaan pos-pos di tempat umum. Tempat-tempat strategis seperti pasar, taman, area bermain anak, mal, terminal, dan stasiun diharapkan dapat difasilitasi untuk memastikan capaian yang optimal.

“Kita harus memastikan bahwa warga dengan mobilitas tinggi juga dapat difasilitasi di seluruh Pos Sub PIN Polio. Pembukaan pos di tempat-tempat strategis dan penyisiran door to door dapat menjamin capaian yang optimal,” tegasnya.

Khusnul memberikan pandangan positif terkait kinerja nakes dan puskesmas di Surabaya yang telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Ia juga menyampaikan rencana Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk membuat layanan puskesmas pembantu di setiap kelurahan, sejalan dengan program nasional satu desa satu faskes satu nakes.

“Program ini sejalan dengan visi calon presiden Ganjar Pranowo, yang juga diusung oleh PDI Perjuangan. Tujuan program ini tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat, tetapi juga untuk menurunkan angka stunting,” tandasnya. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...