Kamis
13 Agustus 2026 | 10 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

IMG-20260722-WA0032

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat produksi bersama bagi pelaku IKM logam sekaligus menjadi tempat magang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri.

Peresmian dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, perwakilan perguruan tinggi, dunia industri, serta para pelaku IKM.

Bupati Yani mengatakan, kehadiran Sentra IKM Logam merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap potensi industri manufaktur skala kecil yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian yang telah mendukung pembangunan sentra tersebut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Alhamdulillah, pada 21 Juli 2026 ini Sentra IKM Logam di Kabupaten Gresik, Kecamatan Menganti, Desa Hulaan, resmi kita buka,” ujar Bupati Yani.

Menurutnya, Gresik tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan kawasan industri besar, tetapi juga memiliki kekuatan industri manufaktur rumahan yang berkembang di Desa Pelemwatu dan Desa Laban, Kecamatan Menganti. Warga di kedua desa tersebut memproduksi beragam kebutuhan berbahan logam, mulai dari peralatan pertanian, konstruksi, hingga perlengkapan peternakan.

Namun, kata Bupati, salah satu persoalan utama yang dihadapi pelaku IKM adalah keterbatasan akses terhadap mesin produksi berkapasitas besar. Karena itu, Sentra IKM Logam dihadirkan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas dan teknologi produksi secara bersama.

“Banyak mesin besar yang mungkin tidak terjangkau oleh para pelaku usaha IKM di dua desa tersebut. Sekarang, fasilitas itu bisa dimanfaatkan melalui Sentra IKM ini,” jelasnya.

Bupati Yani juga mendorong terbangunnya kolaborasi antara pelaku IKM dengan kawasan industri besar di Gresik, seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dan Kawasan Industri Gresik (KIG). Menurutnya, kemitraan tersebut dapat diwujudkan melalui penyediaan bahan baku, pemanfaatan material yang masih layak digunakan, hingga pemasaran produk IKM.

“Kami berupaya berkoordinasi dengan kawasan-kawasan industri yang ada di Kabupaten Gresik, khususnya JIIPE dan KIG, untuk ikut berperan serta dalam menyukseskan usaha mikro dan IKM di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Selain mendukung pelaku usaha, Sentra IKM Logam juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi magang siswa SMK. Dengan demikian, para siswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses produksi, penggunaan mesin, standar kerja industri, hingga menghasilkan produk manufaktur.

“Sentra IKM ini juga akan menjadi tempat magang bagi anak-anak SMK kita. Mudah-mudahan Sentra IKM Logam ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pelaku usaha, masyarakat, dan anak-anak kita yang sedang menyiapkan diri memasuki dunia industri,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menjelaskan pembangunan sentra tersebut berangkat dari besarnya potensi IKM logam dan permesinan di Kecamatan Menganti dan wilayah sekitarnya. Selama ini, pelaku usaha masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana produksi, akses teknologi, peningkatan mutu produk, hingga keterhubungan dengan industri besar.

“Sentra IKM Logam ini diharapkan menjadi pusat layanan bersama, pusat produksi, sekaligus pusat pembinaan yang mampu meningkatkan daya saing IKM logam secara signifikan,” kata Washil.

Ia menambahkan, pembangunan Sentra IKM Logam dilaksanakan di Desa Hulaan dengan mempertimbangkan potensi IKM setempat, ketersediaan lahan, serta aksesibilitas kawasan. Fasilitas yang dibangun meliputi ruang workshop permesinan, ruang maintenance, instalasi listrik, CCTV, sanitasi, drainase, akses jalan lingkungan, hingga area parkir.

Pembangunan fisik diselesaikan dalam waktu 150 hari melalui DAK Perindustrian Tahun Anggaran 2025 dan telah rampung 100 persen sesuai spesifikasi teknis. Selain pembangunan gedung, anggaran tersebut juga digunakan untuk pengadaan berbagai mesin dan peralatan yang dapat dimanfaatkan bersama oleh pelaku IKM guna meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, sekaligus menekan biaya operasional.

Ke depan, Sentra IKM Logam diharapkan menjadi bagian penting dari ekosistem industri Kabupaten Gresik melalui kemitraan dengan industri besar, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan. Kehadirannya tidak hanya memperkuat daya saing pelaku IKM, tetapi juga mencetak sumber daya manusia yang lebih siap memasuki dunia kerja sesuai kebutuhan industri. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...