Sabtu
29 Agustus 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

IMG-20260829-WA0023

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan mengirim bantuan kemanusiaan senilai Rp250 juta. Bantuan tersebut diberangkatkan dari Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik, Jumat (28/8/2026).

Bantuan tidak sekadar dikirim, tetapi akan diantarkan langsung oleh relawan PMI Gresik ke sejumlah wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan agar bantuan dapat segera diterima warga yang membutuhkan, terutama di lokasi yang sulit dijangkau.

Pelepasan relawan dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini dan Ketua PMI Kabupaten Gresik Achmad Nadlir.

Bupati Yani mengatakan, bantuan Rp250 juta tersebut merupakan hasil gotong royong sejumlah organisasi dan elemen masyarakat di Kabupaten Gresik. PMI Gresik menyumbang Rp82 juta, Baznas dan PGRI Rp100 juta, Korpri Rp50 juta, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rp7 juta, serta TP PKK Gresik Rp11 juta.

“Total bantuan yang terkumpul Rp250 juta. Bantuan ini akan disalurkan langsung oleh relawan kepada para penerima manfaat,” ujar Bupati Yani sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik tersebut.

Bantuan akan diarahkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Pulau Palue, Desa Nuateu, Kecamatan Paga, Kecamatan Lela, Kecamatan Bola, Kabupaten Nagekeo, serta lokasi pengungsian di Gelora Samador dan Wureng.

Gus Yani berharap bantuan tersebut dapat menjawab kebutuhan paling mendesak warga terdampak, terutama logistik harian, kebutuhan medis, hingga pemulihan fasilitas umum dan hunian yang rusak akibat gempa.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT dan menjadi keberkahan bagi seluruh donatur,” kata Gus Yani yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik tersebut.

Sementara itu, perwakilan PMI Kabupaten Gresik, Ubed, memastikan tim relawan akan berkoordinasi dengan PMI NTT sebelum bantuan didistribusikan.

Koordinasi tersebut penting untuk memetakan lokasi terdampak sekaligus menentukan jalur distribusi yang paling efektif, khususnya menuju wilayah yang sulit dijangkau.

“Sinergi antara tim relawan PMI Kabupaten Gresik dan PMI di NTT menjadi kunci untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan ke lokasi terdampak,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan–PAN Minta Belanja Daerah Surabaya Harus Beri Manfaat Nyata

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan–PAN DPRD Kota Surabaya mendorong peningkatan kualitas belanja daerah dalam ...
KRONIK

Secangkir Kopi, Ketela Rebus, dan Malam Panjang di Tengah Muktamar NU

JOMBANG – Selepas waktu Isya, seorang pria paruh baya berjalan perlahan menuju sebuah tenda sederhana di sekitar ...
EKSEKUTIF

Jelang Hari Jadi ke-832, Mas Ipin Jadikan Jalan Mulus Kado untuk Warga Trenggalek

TRENGGALEK – Menjelang Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati M. Nur Arifin menunjukkan komitmen melanjutkan ...