Selasa
25 Agustus 2026 | 8 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

pdip jatim 260825 sc bantu korban ntt 1

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar penutupannya di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026), turnamen sepak bola U-17 tersebut juga menunjukkan wajah lain olahraga: solidaritas untuk sesama.

Sebanyak Rp545 juta dana gotong royong disalurkan untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan Ketua Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Prananda Prabowo dan panitia daerah kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTT.

Komarudin mengatakan penggalangan dana tersebut muncul secara spontan di tengah pelaksanaan turnamen. Panitia menilai musibah yang menimpa masyarakat NTT bukan hanya menjadi duka warga di daerah tersebut, tetapi juga duka seluruh bangsa Indonesia.

“Bagi kami itu musibah di sana, duka NTT adalah duka bangsa Indonesia,” ujar Komarudin sebelum laga final Soekarno Cup dimulai.

Menurutnya, kepedulian tersebut sejalan dengan pesan para pendiri bangsa untuk selalu menangis dan tertawa bersama rakyat.

Karena itu, semangat olahraga tidak hanya diterjemahkan melalui kompetisi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kesedihan mereka adalah kesedihan kita,” tegasnya.

Komarudin berharap bantuan tersebut segera disalurkan dan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT.

Baginya, momen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk melampaui perbedaan. Di tengah situasi sulit, lapangan hijau dapat menjadi ruang yang mempertemukan sekaligus mempersatukan berbagai elemen bangsa.

Baca juga: Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Cerita Soekarno Cup 2026 tidak berhenti pada solidaritas. Turnamen yang diikuti 16 tim perwakilan daerah tersebut juga mulai menunjukkan hasil dari tujuan awalnya: membuka jalan bagi talenta muda dari berbagai daerah menuju sepak bola profesional.

Komarudin mengungkapkan, sedikitnya 14 pemain potensial yang tampil dalam turnamen kini masuk radar klub-klub profesional nasional.

Sebanyak 10 pemain dilirik klub yang berlaga di Liga 3. Sementara empat pemain lainnya menunjukkan performa yang menarik perhatian sejumlah klub Liga 2.

“Ini adalah bukti bahwa Soekarno Cup memiliki arti penting untuk membuka jalan bagi talenta-talenta akar rumput di berbagai pelosok tanah air menuju jenjang sepak bola profesional,” kata Komarudin dalam sambutan penutupan di Gelora Bung Tomo.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kompetisi usia muda dapat menjadi jembatan antara lapangan sepak bola di daerah dengan ekosistem profesional.

Apalagi, penyelenggara berupaya menjaga kualitas pertandingan melalui standar teknis yang ketat. Perangkat pertandingan menggunakan wasit dengan standar Liga 1 dan teknologi VAR untuk memastikan pertandingan berlangsung secara adil.

“Ini bukti bahwa kita serius membangun sepak bola yang jujur, profesional, dan berkelas,” tegasnya.

Namun, Komarudin mengingatkan para pemain muda agar tidak cepat puas dengan pencapaian yang diraih selama turnamen.

Mereka diminta terus mengembangkan kemampuan sekaligus membawa semangat perjuangan untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. “Mari terus nyalakan api perjuangan dan buktikan bahwa dari lapangan sepak bola kampung dapat lahir pemain berkelas untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya.

Soekarno Cup 2026 pun berakhir dengan mempertemukan Banteng Bali dan Banteng Jawa Barat dalam laga final perebutan gelar juara.

Namun, lebih dari sekadar siapa yang mengangkat trofi, turnamen ini meninggalkan dua pesan penting: sepak bola bisa menjadi jalan bagi anak muda menuju masa depan, sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan solidaritas sebagai sesama anak bangsa. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...
OLAHRAGA

Debut Manis di Soekarno Cup 2026, Papua Raya Rebut Podium Ketiga Usai Tekuk Banteng Jatim 3-1

Banteng Papua Raya mengakhiri debut di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga setelah menaklukkan Banteng ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...