Sabtu
05 September 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

pdip jatim 260825 mhsa 1

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, persatuan, dan membuka jalan bagi talenta muda sepak bola Indonesia.

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar mencari siapa yang menjadi juara.

Kompetisi sepak bola usia 17 tahun tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda sekaligus membuka ruang lahirnya talenta baru sepak bola Indonesia.

Menurut Said, olahraga harus menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak muda untuk mengenal persatuan, sportivitas, fair play, kerja sama, sekaligus belajar menghormati lawan.

“Ini sebagai disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati sejak awal, jaga persatuan, jaga sportivitas, jaga fair play,” ungkap Said Abdullah di acara penutupan Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026).

Penutupan Soekarno Cup 2026 itu juga dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bersama putranya, M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga merupakan inisiator Soekarno Cup.

Baca juga: Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

Pesan tersebut, lanjut Said Abdullah, tidak hanya berlaku selama pemain berada di lapangan. Nilai-nilai tersebut harus menjadi bekal dalam perjalanan mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Said menilai kompetisi sepak bola usia muda tidak cukup hanya menghasilkan pemain dengan kemampuan teknis. Lebih penting lagi, kompetisi harus mampu membentuk anak-anak muda yang memiliki karakter kuat.

Karena itu, Soekarno Cup menjadi ruang bagi para pemain untuk belajar menghadapi persaingan secara sehat, menghormati lawan, bekerja sama dalam tim, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sportif.

“Inilah setitik sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola untuk membentuk karakter bangsa usia 17 tahun,” tegasnya.

Turnamen yang mempertemukan 16 kontingen dari 16 DPD PDI Perjuangan dan 16 provinsi tersebut juga mulai menunjukkan dampak terhadap pembinaan talenta muda.

Said menyebut sejumlah pemain yang tampil selama kompetisi mulai mendapatkan perhatian untuk melanjutkan karier ke jenjang yang lebih tinggi.

“Selama pertandingan 17 tahun ini banyak talenta muda yang dilirik Liga 2, Liga 3 yang sebentar lagi akan bergulir bagi ajang PSSI,” katanya.

Menurutnya, perhatian klub terhadap para pemain muda menjadi salah satu capaian penting Soekarno Cup. Kompetisi usia muda harus mampu menjadi jembatan agar pemain dari berbagai daerah mendapatkan kesempatan berkembang dan meniti karier di sepak bola nasional.

“Pertandingan ini sangat luar biasa, karena setelah dilewati 16 kontingen, 16 DPD, 16 provinsi, pada akhirnya pemenangnya harus ditentukan,” ujarnya.

Namun, Said menekankan bahwa lahirnya juara bukan satu-satunya ukuran keberhasilan turnamen. Lebih jauh, Soekarno Cup mempertemukan anak-anak muda dari berbagai daerah dalam satu ruang kompetisi.

Perbedaan daerah dan latar belakang justru menjadi kekuatan yang dipertemukan melalui sepak bola. Mereka berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, tetapi tetap membawa semangat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Karena itu, persatuan, sportivitas dan fair play menjadi nilai yang harus terus dijaga. Kompetisi boleh menghasilkan pemenang dan pihak yang kalah, tetapi persaudaraan antarpemain dan antardaerah tidak boleh ikut berakhir bersama peluit panjang.

Said berharap semangat tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki ekosistem sepak bola Indonesia. Semakin banyak kompetisi yang sehat dan berkualitas, semakin besar pula kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Surabaya dan Jawa Timur yang ikut mendukung penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 hingga berjalan lancar.

“Yang kedua tentu dalam penutupan ini kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Surabaya khususnya, dan Jawa Timur umumnya yang telah memberikan penghormatan bagi panitia Soekarno Cup 2026 bisa berjalan lancar, tertib,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...