SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, berkunjung ke centra ukir di Desa Karduluk, Kecamatan Peragaan, Rabu (6/6/2022). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Fauzi mendorong para pengrajin kayu ukir agar memasarkan hasil karyanya menggunakan e-katalog.
“Kami ingin para pelaku seni ukir kayu di sini memanfaatkan digital dalam memasarkan karyanya,” ujar Bupati Fauzi.
Bupati Fauzi menjelaskan, UMKM yang bergerak pada seni ukir kayu bila memanfaatkan digital melalui e-katalog maka dapat mempermudah dan mendekatkan pada konsumen. Lebih efektif dan efesien, tidak perlu konsumen datang ke lokasi.
Pemasaran digital adalah peluang besar bagi para pengrajin seni ukir dalam usaha meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat era saat ini.
Menurutnya, ada dua sasaran dalam pemasaran seni ukir kayu. Selain pola tradisional yakni konsumen datang, juga harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
“Pemasaran melalui perkembangan teknologi informasi inilah yang perlu dilakukan saat ini. Ya, e-katalog,” jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menyarankan para pengrajin untuk segera berkoordinasi, baik dengan aparat desa setempat maupun dengan pihak terkait di tingkat kabupaten.
“Semoga tahun ini, e-katalog itu bisa terwujud,” harap orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.
Selain itu, Bupati Fauzi juga menekankan agar para pengrajin seni ukir kayu terus berbenah dalam kualitas, sehingga produknya tidak kalah saing dengan produk luar. Ia juga berharap, para pengrajin seni ukir kayu itu juga membentuk koperasi.
“Saya juga telah mendengarkan masukan dari pengrajin terkait kendala apa saja yang mereka hadapi selama ini. Nanti keluhan yang mereka sampaikan, akan kita carikan solusinya,” tandasnya. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













