Rabu
15 Juli 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Bojonegoro Dorong  Raperda Perlidungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

IMG-20260421-WA0029_copy_854x609

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar peringatan Hari Kartini dengan menekankan pada penguatan peran perempuan di sektor publik dan domestik.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor DPC PDI-P Bojonegoro, Jalan Panglima Polim, Selasa (21/4/2026) menjadi momentum bagi kader untuk mengonsolidasikan gerakan perlindungan perempuan dan ketahanan pangan daerah.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menegaskan bahwa sosok perempuan saat ini memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan global dan lokal.

Menurutnya, perempuan harus mampu menyikapi dinamika geopolitik serta dampak perubahan iklim, khususnya fenomena El Nino yang mengancam ketahanan pangan di wilayah Bojonegoro.

​”Kami mengajak seluruh kader perempuan untuk lebih bijak dalam penggunaan energi dan air. Selain itu, penting untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman pendamping atau pengganti beras,” ujar Bambang dalam sambutannya.

Pengarusutamaan Gender dan Kebijakan Publik
​Hadir sebagai narasumber, Pengelola Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, Ratna Erika, memaparkan pentingnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang responsif gender.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dalam perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat desa.

​”Prinsipnya, akses perempuan dalam pengambilan keputusan harus terus ditingkatkan, baik di sektor pendidikan maupun ekonomi,” jelas Ratna.

​Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris DPC PDI-P sekaligus Anggota Bapemperda DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan, menyatakan bahwa perjuangan meningkatkan martabat perempuan telah dikawal melalui jalur legislasi.

​Donny mengungkapkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan tengah mendorong sejumlah regulasi krusial di DPRD Bojonegoro.

“Kami berkomitmen mendukung Perda Pengarusutamaan Gender pada 2025. Selanjutnya, pada 2026, kami mendorong inisiasi Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan serta penguatan Perda Kabupaten Layak Anak,” tegasnya.

Gerakan Menjaga “Ibu Bumi”

​Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh kader dan komunitas juang “Sicita” menyatakan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam. Gerakan ini diwujudkan melalui aksi penanaman pohon pelindung dan tanaman pangan di lingkungan rumah masing-masing.

​Langkah ini dipandang bukan sekadar aksi simbolis, melainkan upaya konkret partai dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat kedaulatan pangan di tingkat rumah tangga sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini di masa modern.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...