Kamis
17 September 2026 | 2 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Budaya Siaga dan Aman di Sekolah, Sri Untari Dorong Pembentukan SPAB

PDIP-Jatim-Sri-Untari-03082023

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur sekaligus anggota Komisi E, Sri Untari Bisowarno, meminta Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dibentuk pada semua SMA/SMK hingga SLB di Jawa Timur untuk membangun budaya siaga dan aman di sekolah sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di satuan pendidikan.

“Hal ini untuk menyiapkan anak-anak kita agar lebih peduli pada lingkungan dan ancaman bencana yang ada sekitarnya, bahwa mereka hidup di ring of fire, sehingga mereka harus memiliki kesadaran bahwa mereka harus bersahabat dengan lingkungannya dengan cara merawat lingkungannya,” ujar Untari.

Selain itu, ia mendorong agar sekolah-sekolah di Jawa Timur memiliki struktur bangunan yang tahan gempa, terlebih di wilayah yang rawan terjadi gempa.

“Ini penting sekali, seperti di Jepang misalkan. Mereka sering sekali mengalami gempa, tapi banyak gedung-gedung tetap kokoh meski terguncang kuat, lalu ditambah pemerintah sudah menyiapkan sejak dini warganya untuk memitigasi dan mengantisipasi apabila terjadi gempa, apa yang harus mereka lakukan,” jelas Untari.

Ia pun menceritakan pengalamannya saat mengikuti pembukaan SPAB di Islamic Boarding School (IBS) SMP Ar-Rohmah Putra, Malang, Selasa (1/8/2023) lalu. Di mana siswa-siswa di sana sangat antusias belajar terkait mitigasi dan tanggap bencana, seperti memadamkan api saat terjadi kebakaran.

“Kita mencoba untuk membangun persepsi tentang bagaimana anak-anak dan civitas sekolah mempersiapkan diri jika terjadi bencana alam. Tidak panik dan tetap tenang, tapi harus tanggap akan apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Pendidikan ini sangat bagus, dan mereka sangat antusias,” kata Untari.

“Kemarin saya juga minta kepada kepala sekolah di sana supaya lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Misal saat hari apa gitu, mereka pergi ke sekeliling sekolah untuk melihat keadaan-keadaan diluar sekolah mereka, sehingga mereka bisa berbaur dan memberikan manfaat bagi warga dan lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, penyelenggaraan program SPAB telah diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program SPAB. Dalam Permendikbud tersebut penyelenggaraan program SPAB dilaksanakan pada saat situasi normal atau pra-bencana, pada situasi darurat dan pasca bencana.

Pada 2023 ini, BPBD Provinsi Jawa Timur telah membentuk sebanyak 10 SPAB, sementara pada 2022, SPAB dibentuk sebanyak 20 sekolah. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wakil Ketua DPRD Magetan Datangi Posko Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu, Suppport Petugas Pemadam Api

​MAGETAN — Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menyambangi Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Ikut Pasang Paving Bersama Warga Desa Bener

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono tak sekadar datang melihat kerja bakti. Ia ikut turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...