Sabtu
02 Mei 2026 | 1 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

pdip jatim 260502 hardiknas dpd dw

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026.

SURABAYA — Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan masih adanya ketimpangan kualitas pendidikan serta tantangan transformasi digital di Jawa Timur yang perlu segera dibenahi secara menyeluruh.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026), sebagai refleksi terhadap arah pembangunan pendidikan di daerah.

“Hardiknas ini harus menjadi momen evaluasi, karena kualitas pendidikan kita belum merata di semua wilayah,” ujarnya.

Deni mengungkapkan, Jawa Timur memiliki skala pendidikan yang besar dengan sekitar 345.454 tenaga guru dari jenjang SD hingga SMK. Namun, distribusinya dinilai belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah.

“Jumlah guru besar, tapi penyebarannya belum merata. Ini yang harus dibenahi,” tegasnya.

Kondisi ini, lanjutnya, berdampak pada kesenjangan kualitas pembelajaran di berbagai wilayah.

Menurut Deni, disparitas kualitas pendidikan masih terlihat jelas antara sekolah di perkotaan dan daerah pinggiran, terutama dalam hal fasilitas, tenaga pendidik, dan akses teknologi.

“Sekolah di kota relatif lebih siap, sementara di daerah masih banyak yang kekurangan sarana dan guru,” ungkap Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Dari sisi anggaran, Deni menyebut alokasi pendidikan di Jawa Timur mencapai sekitar Rp9,9 triliun atau 32,8 persen dari APBD 2025.

Meski cukup besar, ia menilai efektivitas penggunaan anggaran perlu diperkuat agar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

“Anggaran sudah besar, tapi harus tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh siswa dan sekolah,” ujarnya.

Deni juga menyoroti pentingnya integrasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar tidak terjadi tumpang tindih program.

“Sistem pendidikan harus terintegrasi supaya hasilnya optimal,” katanya.

Dalam aspek digital, Deni menilai kesiapan infrastruktur dan literasi teknologi di Jawa Timur masih belum merata.

Masih ada sekolah yang mengalami keterbatasan akses internet dan perangkat pendukung pembelajaran digital.

“Ini menjadi tantangan serius di tengah percepatan digitalisasi pendidikan,” jelasnya.

Ia juga menyinggung rencana penghapusan jurusan di jenjang pendidikan menengah yang perlu dikaji secara matang agar tidak membingungkan siswa.

“Perubahan sistem harus jelas, jangan sampai siswa kehilangan arah,” tegasnya.

Deni menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan pembenahan serius dan berkelanjutan.

“Perbaikan pendidikan harus berbasis data dan dilakukan secara konsisten,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...