Minggu
13 September 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Aset Pemkot yang ‘Nganggur’ Bisa untuk Sentra Batu Akik

pdip jatim - Pameran Batu Akik

pdip jatim - Pameran Batu AkikSURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji ternyata penggemar batu akik yang belakangan naik daun dan banyak digemari masyarakat. Bukan sekadar ikut-ikutan, sebelum batu mulia itu ‘ngetren’, Armuji sudah mengoleksinya.

“Fenomena pesona batu akik ini memang luar biasa. Sayang kalau tidak bisa ditangkap dalam bentuk kebijakan kota,“ kata Armuji, di gedung dewan, kemarin.

Menurut Armuji, sebetulnya penggemar batu akik ini dari dulu sudah cukup banyak, tetapi memang tidak semarak seperti saat ini. Dan menurutnya jika fenomena ini bisa dikelola dengan baik, dapat menumbuhkan potensi ekonomi baru di Surabaya.

Beberapa waktu lalu, dia menyempatkan diri berkunjung ke Pasar Kayon dan Pasar Turi, yang merupakan sentra penjualan batu akik di Kota Surabaya. Saat di Pasar Kayon, dia menyaksikan sendiri para penggemar batu akik sampai berjubel, bahkan sampai malam hari masih ramai.

“Juga di Pasar Turi, dan Pasar Burung Kupang, penjualan batu akik ini seakan tak pernah sepi peminatnya. Sebenarnya, aset pemkot yang saat ‘nganggur’ bisa dimanfaatkan untuk menampung para pedagang batu akik ini,” ujar legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Ungkapan senada disampaikan Erwin Tjahyuadi, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya. Menurut Erwin, fenomena batu akik ini berbeda dengan fenomena tanaman hias maupun ikan hias.

“Selain penggemarnya cukup banyak, batu akik ini kan tidak bisa dibudidayakan. Batu akik ini hasil tambang, sehingga jumlahnya sangat terbatas, seperti halnya dengan batu permata yang lain,“ jelas Erwin.

Untuk itu, dia berharap Pemkot Surabaya bisa segera melakukan pembinaan dan memfasilitasi para pedagang batu akik, agar mereka bisa tumbuh lebih terarah.

“Seperti stand di Pasar Kapas Krampung, itu kan masih banyak yang kosong. Stand tersebut bisa dipakai untuk menampung para pedagang batu akik yang belum punya tempat. Bahkan kalau perlu segera disiapkan konsep pengembangannya sebagai sentra perdagangan batu akik di Indonesia bagian Timur,“ kata dia. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andri Wahyudi Dorong Indikator Pencegahan Kekeringan dan Karhutla Berbasis Risiko

PROBOLINGGO — Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Andri Wahyudi mengusulkan agar daerah yang berulang kali ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: BUMD Jangan Sekadar Untung, Modal Daerah Harus Menghasilkan  

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengubah cara melihat ...
LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...