Rabu
09 September 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pemkab Trenggalek Perkuat Pengamanan Jalur Wisata dan Rawan Longsor

260315 masipin

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperkuat pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik serta meningkatnya aktivitas wisata. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI dan Polri guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan pemerintah daerah telah memetakan sejumlah potensi kerawanan sejak jauh hari, mulai dari potensi kemacetan hingga wilayah rawan bencana.
“Sebelumnya kita sudah mendahului dengan rapat-rapat dan memetakan beberapa potensi kerawanan maupun titik yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Ipin, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, perhatian utama difokuskan pada kawasan perkotaan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas, jalur wisata Watulimo yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan, serta jalur rawan longsor di Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo, khususnya di wilayah Kecamatan Tugu.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Trenggalek menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum bersama Satuan Lalu Lintas untuk memetakan ruas jalan yang belum dalam kondisi optimal agar dilakukan penanganan terbatas guna memperlancar arus mudik dan balik.

Sementara itu, Polres Trenggalek menyiapkan tiga pos pengamanan utama dan satu pos pantau di sejumlah titik strategis.
Pos pengamanan ditempatkan di pintu masuk arah Tulungagung–Trenggalek–Ponorogo, kawasan pusat kota, serta kawasan wisata Watulimo.

Adapun pos pantau berada di wilayah Tugu menuju Ponorogo yang sebelumnya sempat terdampak longsor. “Wilayah Tugu tetap dipantau agar bisa membantu kelancaran arus mudik maupun arus balik,” jelas Mas Ipin.

Pemkab Trenggalek juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar rest area di jalur tertentu tidak difungsikan sementara sebagai lokasi wisata.
Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk menjaga ruang gerak petugas apabila terjadi kondisi darurat di jalur utama.

“Karena jalannya satu arah dan kami khawatir jika terjadi kepadatan disertai situasi darurat, maka ruang gerak petugas harus tetap tersedia,” imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek tersebut.

Dalam pengamanan Lebaran ini, kesiapsiagaan juga melibatkan tenaga medis, BPBD, Basarnas, relawan komunitas hingga radio komunikasi masyarakat sebagai bagian dari sistem respons cepat di lapangan.

Mas Ipin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan darurat apabila menghadapi situasi kedaruratan selama berada di wilayah Trenggalek. “Jika terjadi kedaruratan terkait keamanan maupun keselamatan, masyarakat bisa menghubungi call center 110 atau 119,” tegasnya.

Dengan sinergi pemerintah daerah, TNI–Polri, serta partisipasi masyarakat, arus mudik dan libur Lebaran 2026 di Kabupaten Trenggalek diharapkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...