TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas di bidang perfilman untuk mengangkat potensi daerah. Melalui karya film, kekayaan alam, wisata, hingga produk UMKM desa diharapkan semakin dikenal luas.
Dorongan tersebut disampaikan Novita saat membuka Workshop Film Trenggalek di Gedung Bawarasa, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini melibatkan anak-anak muda yang memiliki minat dalam produksi film.
Novita menilai, pemuda Trenggalek memiliki ruang untuk berkembang sebagai sineas sekaligus menjadi bagian dari promosi potensi daerah. “Saya yakin pemuda Trenggalek tak kalah kreatif dalam memproduksi film. Makanya kami akan terus mendorong dan men-support,” kata Novita.
Menurutnya, peluang tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengembangkan 157 Desa Kreatif. Masing-masing desa memiliki karakter dan potensi berbeda, mulai dari kekayaan alam, destinasi wisata, hingga usaha kecil dan menengah.

Potensi tersebut perlu dikemas melalui berbagai media kreatif agar memiliki jangkauan promosi lebih luas. Film menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan identitas dan keunggulan desa kepada masyarakat.
Untuk mendukung pengembangan perfilman lokal, Novita menyebut pihaknya menggandeng mitra kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif guna membangun kolaborasi dalam mengangkat potensi daerah.
Dia juga menyinggung keberhasilan dua film yang diproduksi di Trenggalek dan sempat mendapat perhatian di tingkat nasional. Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi lahirnya karya-karya baru dari sineas lokal.
Karena itu, workshop tersebut menghadirkan pegiat dari Jogja Film Academy (JFA) dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Kehadiran mereka diharapkan membuka wawasan sekaligus memantik semangat generasi muda untuk mendalami proses produksi film.

“Dengan menghadirkan teman-teman dari JAFF dan Jogja Film Academy, kami berharap nantinya bisa melahirkan talenta-talenta baru khusus di bidang film,” ujar legislator PDI Perjuangan DPR dari Dapil VII Jawa Timur itu.
Lebih jauh, Novita mendorong anak muda tidak hanya berhenti pada pengembangan kreativitas, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber penghidupan.
Dia berharap generasi muda berani menciptakan lapangan pekerjaan sendiri melalui berbagai bidang ekonomi kreatif. Dengan begitu, mereka memiliki kemandirian ekonomi dan tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi pasar kerja.
Pengembangan perfilman lokal pun diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat promosi potensi 157 Desa Kreatif di Trenggalek. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













