LUMAJANG – Momentum Hari Raya Idul Adha kembali menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi. Hal ini terefleksikan dalam kegiatan doa bersama di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Bayeman, Kabupaten Lumajang, Kamis (28/5/2026) malam.
Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, S.Sos —yang akrab disapa Agus Yudha—menyerahkan bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi dan dua ekor kambing melalui pengasuh pondok pesantren.
Lebih dari Sekadar Rutinitas
Dalam sambutannya, Agus Yudha menekankan bahwa ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha tidak boleh terjebak dalam ritualitas tahunan semata. Menurut dia, esensi utama dari berkurban adalah simbol keikhlasan dan kerelaan untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
”Kurban itu adalah kemuliaan. Namun, kemuliaan di sini bukan diukur dari apa atau seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa ikhlas dan pedulinya kita untuk bergotong-royong serta berbagi kepada sesama,” ujar Agus.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan antara pihak ponpes dan elemen masyarakat.
Lewat doa bersama ini, ia mengajak seluruh hadirin untuk berserah diri kepada Allah SWT demi kelancaran seluruh ikhtiar kemaslahatan umat.
Acara ini dihadiri oleh ratusan santri dan santriwati, tokoh masyarakat setempat, serta sejumlah kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang. Turut hadir pula jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang bersama anggota fraksi di DPRD Kabupaten Lumajang.

Apresiasi Konsistensi di Luar Pemilu
Merespons penyaluran hewan kurban tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, KH Khoirudin Ghozali, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya.
Pria yang akrab disapa Gus Khoir ini berharap agar hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan keberkahan yang luas, khususnya bagi para penerima di lingkungan sekitar pesantren.
Gus Khoir juga memberikan catatan positif terhadap konsistensi gerakan sosial yang dilakukan.
Menurutnya, langkah turun ke masyarakat yang dilakukan oleh Agus Yudha dan keluarga besar PDI Perjuangan menunjukkan komitmen yang tidak musiman.
”PDI Perjuangan menjadi salah satu parpol yang membuktikan bahwa mereka hadir di tengah rakyat tidak hanya saat menjelang pemilu saja. Kami berharap aksi konsisten seperti ini terus dirawat demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas,” tutur Gus Khoir.(ndy/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










