Sabtu
18 April 2026 | 6 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Debit Air Sungai Bedeng, Bupati Ipuk Minta Masyarakat Waspada Curah Hujan Tinggi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-08072023

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengintruksikan kepada seluruh jajarannya mewaspadai dampak dari curah hujan tinggi yang mengguyur di wilayah Banyuwangi dalam beberapa hari ini.

“Seluruh OPD terutama dinas terkait untuk waspada dampak curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Lakukan langkah-langkah antisipasi,” ujar Bupati Ipuk saat meninjau debit air Sungai Badeng di jembatan Alasmalang, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Jumat (7/7/2023).

Seperti di Daerah Aliran Sungai (DAS) Badeng, curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam membuat debit air meningkat. Debit air di Sungai Badeng mencapai 360 m3/detik. Bahkan pada Jumat pagi, air sempat meluap ke jalan akibat ada penyumbatan karena bongkahan kayu dan material lainnya di jembatan Alasmalang.

“Memang sempat terjadi luapan air karena ada penyumbatan di bawah jembatan, tapi petugas telah siaga. Alhamdulillah sudah normal kembali setelah yang menyumbat cepat dibersihkan menggunakan alat berat,” jelasnya.

Dinas PU Pengairan Banyuwangi mengerahkan dua alat berat ekskavator untuk mengangkat bongkahan kayu dan material lainnya dari bawah jembatan.

“Petugas dari dinas pengairan dan seluruh penjaga pintu air siaga di sepanjang aliran sungai, khususnya Sungai Badeng,” tutur Bupati Ipuk.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu juga meminta masyarakat yang berada di sepanjang kawasan aliran sungai untuk waspada. Ia juga meminta agar masyarakat menjauh dari sungai karena debit air sungai meningkat.

“Jauhi sungai karena hujan masih terus turun. Semoga Allah melindungi kita semua,” harap Bupati Ipuk.

Sementara Kepala Dinas PU Pengairan, Guntur Priambodo, mengatakan bahwa Pemkab Banyuwangi akan berkoordinasi kembali dengan Pemprov Jatim untuk melakukan rekontruksi jembatan Alasmalang.

Menurutnya, jembatan Alasmalang yang merupakan wewenang wilayah Pemprov Jatim kontruksinya sudah waktunya dibongkar, karena sering terjadi penyumbatan.

“Konturuksi jembatan sudah waktunya diganti, karena ada pilar penyangga tengah yang besar yang berpotensi menimbulkan penyumbatan,” ujarnya.

“Kami sudah mengirimkan surat permohonan pada Pemprov Jatim untuk dilakukan renovasi. Nanti kami akan koordinasi lagi dengan Pemprov Jatim,” tandasnya. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...