Sabtu
18 April 2026 | 11 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

pdip jatim 260418 tambang magetan 1

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai dari debu hingga kerusakan jalan.

SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jatim Diana Sasa mendorong evaluasi menyeluruh aktivitas tambang di Jawa Timur menyusul keluhan warga terkait dampak galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, Magetan.

Sorotan itu mencuat setelah warga memprotes debu, kerusakan jalan, hingga kekhawatiran hilangnya patok batas lahan akibat aktivitas tambang.

Dia turun langsung ke lokasi dan menemukan persoalan yang dinilai tidak berdiri sendiri. “Keluhan warga bukan hanya soal debu. Jalan juga terdampak aktivitas angkutan, dan ada kekhawatiran batas lahan yang hilang. Ini merugikan warga,” ujar Sasa di Surabaya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menyebut kondisi serupa juga terjadi di wilayah lain di Kecamatan Karas, seperti Desa Ginuk. Hal ini menunjukkan adanya pola persoalan tambang yang perlu ditangani lebih serius.

“Artinya ini bukan kasus tunggal. Dampaknya dirasakan di beberapa desa,” tegas perempuan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan tersebut.

Dalam koridor kedewanan, Diana langsung berkoordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur untuk memastikan legalitas perizinan sekaligus mendorong pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas tambang.

Menurutnya, kegiatan pertambangan memang menjadi bagian dari kebutuhan pembangunan, namun tetap harus berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

“Usaha boleh berjalan, tapi harus tertib. Jangan sampai aktivitas ekonomi justru jadi beban bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa polemik tambang di Karas bukan hal baru. Aktivitas di lokasi tersebut sebelumnya sempat dihentikan karena persoalan perizinan, namun kini kembali berjalan sementara persoalan di lapangan belum sepenuhnya terselesaikan.

“Jangan sampai muncul kesan aktivitas jalan dulu, perizinan dan pengawasan menyusul,” ujar Diana Sasa.

Dia juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk dalam aspek transparansi dan akuntabilitas. “Ini momentum untuk membenahi tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel,” katanya.

Dia menegaskan, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar aktivitas tambang tetap berjalan, namun dengan kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat.

“Yang kita inginkan sederhana. Usaha tetap jalan, aturan ditegakkan, masyarakat dilindungi,” pungkasnya. (yols/pr)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...