Jumat
30 Oktober 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Kekerasan Anak, Bupati Ipuk Minta Lembaga Pendidikan Lakukan Tindakan Preventif

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-15022023

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menginstruksikan institusi pendidikan setempat untuk mewujudkan lembaga pendidikan ramah anak dalam mengefektifkan pencegahan kasus terhadap anak-anak.

“Jangan sampai justeru masalah anak terjadi di lingkup pendidikan,” ujar Bupati Ipuk dalam rapat koordinasi yang dihadiri Forkopimda dan lembaga pendidikan di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Selasa (14/2/2023).

Menurut Bupati Ipuk, mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) tentang Kota Ramah Anak, Banyuwangi berkomitmen untuk melakukan serangkaian tindakan preventif guna mencegah perundungan, asusila, dan tindak kekerasan lainnya terhadap anak-anak.

Salah satu yang menjadi perhatian Pemkab Banyuwangi, tambah Bupati Ipuk, adalah di lembaga pendidikan. Selain mendorong terwujudnya lembaga pendidikan ramah anak, juga perlu peningkatan efektivitas pojok curhat guna memitigasi lebih awal terjadinya penyimpangan terhadap anak.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, berbagai tindakan preventif tersebut harus dibarengi dengan komitmen para penegak hukum untuk bersama-sama memberikan perlindungan kepada anak dan memberikan efek jera kepada para pelaku.

“Jangan sampai kasus kekerasan, khususnya yang menyangkut seksualitas, diselesaikan secara kekeluargaan. Itu mungkin bisa menyelesaikan secara hubungan kemanusiaan, tapi tetap trauma kepada anak. Bekas atau luka yang diterima anak akan berbekas sangat panjang,” terangnya.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Amak Burhanudin, menyoroti upaya pencegahan pernikahan dini sesuai Undang-Udang Nomor 6 Tahun 2019 tentang Perkawinan.

Menurutnya, undang-undang tersebut mengatur pembatasan usia pernikahan, yaitu 19 tahun.

“Kalau ada yang mengajukan pernikahan di bawah usia itu kami tolak. Untuk pernikahan di bawah usia itu membutuhkan dispensasi dari Pengadilan Agama,” tuturnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...
LEGISLATIF

Paguyuban Langen Beksan Blitar Terkendala Gamelan, Guntur Wahono Dorong Bantuan APBD Jatim

BLITAR – Keterbatasan perangkat gamelan masih menjadi kendala bagi sejumlah paguyuban Langen Beksan di Kabupaten ...
KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...