Selasa
14 Juli 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cap Go Meh Meriahkan Kota Pahlawan, Eri Cahyadi: Matur Nuwun Warga Surabaya

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-13022023

SURABAYA – Gelaran Festival Cap Go Meh yang berlangsung di kawasan Kembang Jepun pada Minggu (12/2/2023) berhasil memeriahkan malam di Kota Pahlawan. Berbagai atraksi menghibur masyarakat yang hadir, mulai dari barongsai, penampilan tari fire ring, hingga parade dengan aneka kostum unik khas Imlek.

Meski berlangsung di tengah hujan deras, perayaan tetap berjalan lancar. Raut senang juga terpancar dari raut masyarakat yang hadir menyaksikannya.

Melihat hal tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengaku takjub pada semangat warganya. Ia tak menyangka antusias mereka terhadap budaya sangat tinggi.

“Matur nuwun untuk warga Surabaya. Saya bangga, karena meski diguyur hujan, tetap semangat datang ke sini. Malam ini kita memperingati Cap Go Meh-nya hujan. Semoga ini menjadi berkah,” ujar Wali Kota Eri saat membuka acara Cap Go Meh.

Menurut Wali Kota Eri, hal tersebut menunjukan bahwa warga Surabaya adalah orang yang senang melestarikan budaya dan menjunjung toleransi. Terbukti, di tiap acara perayaan hari besar keagamaan selalu ramai yang datang.

“Ini membuat saya bangga betul. Saya yakin dengan warga Surabaya, kita punya kampung yang bisa kita jaga kelestariannya,” ujarnya.

Selain itu, tambah Wali Kota Eri, contoh lainnya bisa dilihat pada saat hari besar masing-masing agama. Kota Surabaya selalu ikut memeriahkan dengan memasang berbagai ornamen khas agama tersebut.

“Surabaya adalah kota toleransi. Kita ini adalah kota semua suku dan ras. Ketika natal semua nuansanya natal. Begitu juga saat Imlek,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

“Semoga di perayaan ibadah umat beragama lainnya, kita bisa melakukan perayaan dengan menyambut saudara kita yang menganut agama masing-masing,” imbuhnya.

Tak hanya sekali, gelaran Cap Go Meh ini rencananya akan dilangsungkan tiap tahun di kawasan kampung Pecinan Kya-Kya.

“Di kembang Jepun ini, tiap tahun akan kita lakukan seperti ini untuk merekatkan. Semoga setelah malam ini, kita kenal Kya-kya ini menjadi kampung Pecinan. Kalau ingin makanan khas Cina, ingin merasakan nuansa Cina, di Kya-Kya tempatnya,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tutup Kebocoran PAD, Fraksi PDIP Desak Pemkot Batu Percepat Digitalisasi Pembayaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendesak Pemkot Batu mempercepat digitalisasi pembayaran berbasis QRIS dan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Anggaran Diprioritaskan untuk Banjir dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

DPRD Surabaya menegaskan seluruh anggaran daerah harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Penanganan banjir ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Targetkan Lahir Pemimpin Ranting Berintegritas Lewat Penjaringan Demokratis

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat konsolidasi menjelang penjaringan pengurus ranting dan anak ...
HEADLINE

Deni Wicaksono: Keberhasilan APBD Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Sekadar WTP

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari opini WTP atau ...
EKSEKUTIF

Pesan Bupati Kediri kepada Siswa Baru: Hindari Bullying dan Kurangi Bermain Gadget

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru SMPN 2 Ngasem agar tidak melakukan bullying sejak ...
KABAR CABANG

PDI Surabaya Perkuat Partisipasi Politik Perempuan, Buka Ruang Kesejahteraan Warga

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendorong keterwakilan perempuan dan Gen Z dalam penataan struktur ...