Jumat
14 Agustus 2026 | 4 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

pdip jatim 260710 bantu siswa

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah tanpa terkendala biaya.

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa SMA/SMK/MA sederajat dari keluarga kategori desil 1 hingga 5 sebagai upaya memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi di Gelanggang Remaja Surabaya, Jumat (10/7/2026).

Eri mengatakan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa beasiswa, tetapi juga perlengkapan sekolah lengkap, mulai dari seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, hingga kaus kaki.

“Hari ini kita memberikan beasiswa sekaligus seragam kepada anak-anak kita yang masuk SMA kelas 1. Tapi yang kelas 2 dan kelas 3 juga kita berikan agar seragamnya juga baru. Semoga ini bermanfaat,” ujar Eri.

Pemkot Surabaya juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 yang bersekolah di SMA/SMK swasta sebesar Rp350 ribu per bulan atau hampir Rp4 juta per tahun.

Menurut Eri, dengan adanya bantuan tersebut tidak boleh ada lagi pungutan kepada siswa penerima manfaat.

“Khusus anak-anak yang sekolah di swasta dan masuk desil 1 sampai 5, kita berikan bantuan Rp350 ribu per bulan. Dengan adanya bantuan ini, tidak boleh lagi ada pungutan kepada anak-anak tersebut,” katanya.

Sementara itu, bagi siswa sekolah negeri, Eri menegaskan seluruh biaya pendidikan telah digratiskan sehingga tidak diperkenankan ada pungutan dalam bentuk apa pun.

Dalam kesempatan itu, Eri juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi perilaku negatif seperti geng motor, balap liar, dan tawuran serta aktif mengikuti kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menambahkan, bantuan pendidikan diberikan berdasarkan data masyarakat kategori desil 1 hingga 5, bukan berdasarkan kuota, sehingga penyalurannya diharapkan tepat sasaran. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...